3 Kali Digugat Praperadilan, KPK Dinilai Lemot dan Lelet Di Korupsi Century

11 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA, – KPK kembali digugat praperadilan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  Komisi Antirasua itu digugat soal tidak jelasnya penanganan perkara korupsi Century.

“MAKI telah mengajukan gugatan Praperadilan sebanyak 3 kali,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman di Jakarta, Senin (2/4).

Dia menjelaskan, gugatan ini dilayangkan setelah adanya putusan atas Terdakwa Budi Mulya kasus Century sejak dua tahun lalu, namun KPK belum menetapkan tersangka baru.

Atas belum ditetapkan tersangka baru termasuk Boediono mantan Gubernur BI, kata Boyamin, MAKI telah mengajukan gugatan Praperadilan 3 minggu yang lalu dan register nomor 24 /PID.PRAP/2018 / PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN.

“Inti gugatan MAKI adalah mendorong dan memaksa KPK untuk segera menetapkan Tersangka baru dlm perkara korupsi Bank Century karena nampak KPK tidak ada kemajuan yang berarti. Lemot dan lelet,” tegasnya.

Hari ini tgl 2 April 2018 adalah jadwal sidang perdana  berupa pembacaan gugatan dan jawaban KPK. Jawaban KPK intinya tidak menghentikan penyidikan dan masih melakukan pendalaman kasus Century.

“Jawaban KPK ini sungguh mengecewakan karena dalam 3 kali gugatan sebelumnya ternyata KPK memberikan jawaban yang senada dan copy paste,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Boyamin, pada sidang selanjutnya yakni Rabu pekan depan MAKI akan mendatangkan saksi ahli Fuad Bawazier mantan Menteri Keuangan untuk memperkuat gugatan.

“MAKI akan mengajukan gugatan setiap 3 bulan sekali dan kalau perlu 100 kali demi memaksa KPK segera menetapkan Tersangka baru dala perkara korupsi Century,” tutupnya. (Lan/fajar)