Aman Abdurrahman: Demokrasi Itu Syirik!

32 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Terdakwa  bom Thamrin Oman Rachman alias Aman Abdurrachman alias Abu Sulaiman dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Saat membacakan nota putusan, jaksa membacakan fakta-fakta persidangan terhadap Aman Badurrahman

Dalam persidangan, jaksa menyebut Aman menyebarkan pahamnya melalui situs website www.millahibrahim.wordpress. Aman menulis bahwa sistem demokrasi merupakan perbuatan syirik akbar.

Perbuatan syirik akbar ini dapat membatalkan keislaman seseorang. “Yang termasuk dalam syirik demokrasi akbar sendiri adalah: menyembah berhala, berdoa kepada selain Allah, berkorban kepada selain Allah, mentaati hukum selain hukum Allah, dan lain-lain. Sehingga wajib bagi setiap muslim untuk berlepas diri dari sistem syirik demokrasi,” kata Jaksa Mayasari di PN Jakarta Selatan, Jumat (18/5).

Tokoh dan juga pendiri jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu tidak menganjurkan untuk mengikuti pemilihan umum (Pemilu) sebagaimana yang ada dalam sistem demokrasi di Indonesia. “Maka seharusnya mengganti hukum yang berlaku dengan menggunakan hukum Islam,” papar jaksa.

Situs website www.millahibrahim.wordpress dapat dengan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Atas dasar itu, jaksa menganggap perbuatan Aman menyebabkan banyak pelaku teror.

“Imbasnya banyak orang yang terpengaruh untuk mengikuti ajaran yang disampaikan Aman Abdurrahman yang kemudian menjadi para pelaku teror,” urai jaksa.

Atas perbuatannya, Aman dituntut melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Jpg/fajar)