Amat Belum Ditemukan, Diduga Hilang Terbawa Arus Tongkang

17 views

FAJAR.CO.ID, SAMPIT – Seorang warga Desa Belayar, Amat (25), hilang tenggelam setelah terjatuh dari kelotok di perairan Sungai Mentaya, Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Jumat (23/3). Diduga pemuda itu terbawa arus tongkang yang saat itu melintas di dekat kelotok yang ditumpanginya.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, korban dan adiknya menggunakan kelotok menuju Desa Tanah Mas. Amat berniat mengantar adiknya sekolah, sekaligus melanjutkan kerjanya di PT Sinar Jaya Inti Mulya.

Saat itu posisi adik korban berada di depan kelotok, sekaligus sebagai pengemudi. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kelotok miring. Hal itu membuat Amat terjatuh. Posisi perahu saat itu di tengah sungai.

Adik korban terkejut melihat kakaknya terjatuh. Dia berusaha membantu dan mengangkat Amat. Sialnya, di saat bersamaan, sebuah tongkang melintas dan membuat gelombang yang cukup besar.

Adik korban berusaha menghindarkan kelotok dari terjangan gelombang tersebut, kemudian memutar balik haluan kelotoknya dan menuju lokasi Amat terjatuh. Namun, ternyata kakaknya sudah tak terlihat lagi. Setelah beberapa saat berusaha mencari, adik korban kembali ke rumahnya dan melapor kepada keluarganya yang lain.

”Korban sebenarnya bisa berenang. Mustahil kalau korban bisa hilang dan tenggelam. Namun, saat itu, korban jatuh bersamaan ketika tongkang melintas. Mungkin saja korban terbawa arus tongkang,” ujar Aan, warga Seranau.

Warga pun geger dengan tenggelamnya Amat. Mereka ramai-ramai mencari keberadaan korban menggunakan kelotok menyisir sungai. Ada beberapa kapal pengangkut ikan yang ikut mencari bersama Satpolair. Namun, korban belum berhasil ditemukan. Beberapa kelotok juga mengejar tongkang yang melintas dan menahannya, karena kemungkinan korban terbawa arus tongkang itu.

Hanit, Ketua RT 15 Kelurahan Mentaya Seberang mengatakan, pihaknya menahan sementara tongkang untuk memastikan korban hilang lantaran terbawa arus tongkang tersebut. Dia juga menegaskan, tongkang itu bukan jadi penyebab utama tenggelamnya Amat.

”Dia (korban, Red) jatuh lebih dulu lantaran kelotoknya miring, bukan akibat tersenggol tongkang tersebut,” kata Hatni. (sir/ign)