Bikin Sensasi, Video Makan Babi Viral, TKW Ini Akhirnya Minta Maaf

59 views

SEBUAH Video viral wanita berjilbab mengaku makan daging babi tuai kecaman warga net. Wanita tersebut diduga merupakan seorang tenaga kerja wanita (TKW). Yang membuat geram netizen, karena wanita tersebut mengenakan jilbab syarih, sambil mengaku daging babi lebih enak daripada daging sapi dan kambing.

Daging yang ditumis itu Ia sebut sebagai daging  babi muda yang rasanya lebih enak dan tidak keras. Ia terlihat makan daging babi itu dengan roti tawar.

Tidak lama setelah video berdurasi 2,21 menit  itu viral dan tuai kecaman warga net, sebuah video klarifikasinya pun muncul. Dalam video yang tersebar, wanita tersebut kembali muncul dengan menggunakan jilbab. Kali ini Ia hanya membuat klarifikasi.

Dikatakan, video yang diunggah itu bukan daging babi, namun daging ayam. Ia juga meminta maaf atas viralnya video tersebut.

“Assalamualaikum teman-teman, saya mau klarifikasi video saya yang kemarin makan daging babi, demi Allah itu bukan daging babi, itu daging aya, Kalau teman-teman teliti lihat videonya, itu kan putih warnah dagingnya, seratnya juga serat ayam malahan ada tulang dan kulitnya, itu sengaja saya kecapin sama rekam.” Kata wanita yang diduga bernama Asry Hallawi ini.

Ia juga meminta maaf telah membawa-bawa nama TKW dalam video tersebut.

“Saya tahu yang jadi maslaah adalah ucapan saya yang bawa-bawa TKW Singapur, Taiwan dan Hongkong, disini saya mau minta maaf sebesar-besarnya, Saya dari lubuk hati saya yang dalam, memohon maaf kepada semua pihak, yang merasa terrsinggung dengan ucapan dan perbuatan saya.” Katanya.

Ia berjanji tidak akan mengulangi video tersebut lagi, Kata dia, Videonya yang tengah viral tersebut hanya dibuat untuk mengalihkan perhatian netizen terhadap video pelakor yang dibuatnya beberapa hari lalu.

“Orang Cirebon yang ikut malu, keluarga saya, teman-teman saya saya benar-benar minta maaf, saya tidak akan ulangi lagi, sebenarnya video saya yang saya buat itu untuk mengalihkan perhatian publik soal video saya tentang pelakor.” Jelasnya.

(dal/fajar)

Incoming search terms: