BPK Bakal Pantau Dana Parpol

13 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara menegaskan suddah berkewajiban dan berkewenangan melakukan pengawasan terhadap dana partai politik.

“Kita memang sudah ada ketentuan melaksakan pemeriksaan dana partai politik,” ujar Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4).

Soerja menyebut kewajiban BPK tidak lain dikarenakan ada dana dari APBN yang diberikan negara sebagai dana bantuan. Sehingga, setiap rupiah dana negara yang diterima parpol harus jelas dipergunakan untuk apa saja.

“Partai itu kan sumber dananya ada yang dana bantuan dari APBN dan ada juga yang lain itu dicampur semua di situ. Jadi memang kita audit dana yang dari APBN, kalau dana dari luar itu nggak ada wewenang kita untuk melakukan itu,” jelasnya.

Terkait dengan adanya dana lain-lain di partai politik, Soerja menyatakan itu bukan kewenangan BPK. Justru apabila BPK turut memeriksa, amaka akan terjadi pelanggaran terhadap perundang-undangan.

“Kecuali DPR ada usulan dalam UU diatur lagi bahwa kita harus mengaudit semuanya baru kita periksa,” jelasnya.

Diketahui, berdasarkan peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2015 disebut bahwa BPK mempunyai ruang lingkup yaitu penyerahan pertanggungjawaban oleh Parpol kepada BPK dan pemeriksaan serta penyerahan hasil pemeriksaan oleh BPK atas laporan pertanggungjawaban kepada Parpol.

Laporan pertanggungjawaban yang diserahkan kepada BPK terdiri atas rekapitulasi realisasi penerimaan dan belanja bantuan keuangan Parpol dan rincian realisasi belanja dana bantuan keuangan Parpol per kegiatan serta rekapitulasi barang inventaris atau modal (fisik), barang persediaan pakai habis, dan penggunaan jasa yang dibiayai dari dana bantuan keuangan Parpol. (Zen/fajar)