Bupati Menolak, Rapat Paripurna Diundur

6 views

FAJAR.CO.ID, TATOR — Lantaran Bupati Tana Toraja (Tator) menolak, Rapat paripurna DPRD Tator, Kamis (11/10), terpaksa ditunda.

Rapat tersebut awalnya mengagendakan pandangan umum tujuh fraksi Ranperda ketentraman dan ketertiban umum, Ranperda perubahan Perda No.5 tahun 2016 penyertaan modal Pemda pada PDAM Non Kas.

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Welem Sambolangi dan Wakil Ketua Andareas Tadan, terpaksa ditunda. Penundaan dilakukan menyusul adanya miskomunikasi antara eksekutif dan legislatif.

Bupati Tana Toraja yang diwakili Sekkab Semuel Tande Bura menolak memberikan pendapat atas Ranperda inisiatif dewan PAUD dan KTR.
Rapat paripurna akhirnya dijadwalkan ulang untuk mendengarkan pendapat bupati atas dua Ranperda inisiatif dewan pendidikan anak usia dini (PAUD), dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ketua Komisi III DPRD Tator Kristian Lambe menyayangkan penolakan Bupati memberikan pendapat terhadap ke dua Ranperda tersebut.

Menurut Kristian, penolakan bupati untuk memberikan pendapatnya karena pihaknya ingin mempelajari terlebih dahulu atas Ranperda inisiatif dewan, termasuk kajian akademik. (gus/bkm/fajar)