Cegah Serangan Jantung, Rajin Cek Hipertensi saat Pagi Hari

2 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyakit jantung sering dijuluki silent killer atau pembunuh tiba-tiba. Salah satu penyebabnya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Peluang hipertensi paling berisiko bisa terjadi di pagi hari (morning hipertension). Karena itu, rutin mengecek tekanan darah di rumah wajib dilakukan.

Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia atau Indonesian Society of Hypertension (InaSH) dr. Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH, menjelaskan hipertensi di pagi hari bisa tiba-tiba terjadi. Meskipun di malam hari, tensi dalam keadaan normal. Dan bisa juga tensi tekanan darah memang sudah tinggi sejak malam hari.

“Maka dari itu cek rutin tekanan darah pagi hari itu penting. Pada waktu tidur rendah, tapi pagi hari meningkat. Atau dari semalam tinggi-tinggi terus tapi tak terkontrol. Makanya enggak heran serangan jantung dan stroke paling banyak pagi hari,” kata dr Tunggul dalam konferensi pers bersama PT Omron Healthcare baru-baru ini.

Tekanan darah pagi hari yang tinggi bisa memicu penyakit stroke dan jantung. Pola tekanan darah terhadap jantung bisa menyebabkan pembesaran jantung.

“Jika pada pagi hari tensi meninggi punya risiko faktor yang besar,” papar dr Tunggul.

Ketua Panitia May Measurement Month tahun 2017 dan 2018 dr. Bambang Widyantoro, Sp.JP, PhD menjelaskan semua orang dewasa diharapkan untuk melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin, terutama penderita hipertensi. Hal itu agar dapat memantau target pengendalian tekanan darahnya dengan melakukan pengukuran di rumah.

“Dan selalu berkonsultasi dengan dokter yang merawat, agar dapat menurunkan risiko komplikasi akibat hipertensi,” papar dr. Bambang.

Dia menjekaskan dalam melakukan pengukuran tekanan darah secara berkala di rumah, sangatlah penting untuk memahami teknik pengukuran yang benar. Yang dianjurkan adalah pengukuran pagi hari saat bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

“Dengan 2-3 kali pengukuran selang 1 menit pada masing-masing waktu,” ujarnya

Tips lain saat mengukur tekanan darah, sebaiknya dilakukan dalam posisi duduk bersandar, posisi lengan atas sejajar dada, dengan pemasangan kain lengan (cuff) yang tepat di lengan atas. Sehingga hasil pengukuran bisa menunjukkan hasil yang akurat. (ika/JPC)