Dewan Pers Imbau Khotbah Jangan Langsung Jadi Kabar

21 views

Beritacyber.com – Anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi mengatakan isi khotbah atau ceramah keagamaan sebaiknya tidak langsung diperkenalkan secara mentah oleh kalangan pers sebagai isu.

 

“Kami dari Dewan Pers tidak menganjurkan apa diperkenalkan sebagai isi khotbah langsung dihadirkan menjadi isu oleh teman-teman pers,” ujar Jimmy dikala menjadi pembicara dalam acara media gathering yang diselenggarakan Bawaslu RI di wilayah Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 14 April 2018.

 

Jimmy mengatakan apa malah yang terjadi, kalangan pers seharusnya dapat menghormati substansi sebuah khotbah. Dia mengukur ceramah keagamaan sudah pasti sudah bersifat privat meskipun berlangsung di daerah terbuka, atau ada media serta alat pengeras suara yang membuat ceramah itu terdengar ke mana-mana.

 

“Selain seandainya memang itu ceramah non-keagamaan dan diperkenalkan di depan publik,” terang Jimmy.

 

Jimmy mengatakan seandainya kalangan pers berharap mengutip sebuah ceramah keagamaan, karenanya materi atau isi ceramah keagamaan yang dianggap menarik, dapat diklarifikasi terhadap penceramah dengan wawancara setelah ceramah usai serta mencari narasumber lain sebagai pembanding atau komplemen.

 

“Prinsip jurnalistik 5W+ 1H seharusnya diperdalam. Yang namanya isi khotbah, tidak pernah ada elemen 5W 1H, karena itu sepihak dari pengkhotbah, penceramah atau rohaniawan, makanya kami dari Dewan Pers tidak pernah menganjurkan isi khutbah bulat-bulat dihasilkan isu,” terang ia.

 

Dia mengingatkan bahwa khotbah senantiasa dipenuhi dengan pesan rohani, relasi manusia dengan Yang. Bila ada isi khotbah yang menyangkut situasi sulit sosial, atau politik, pasti dibungkus dalam konteks keagamaan.

 

Sementara sebuah isu tidak hanya menyangkut satu orang, namun juga menyangkut orang banyak.

 

“Kewajiban anda mengecek, mengonfirmasi dan verifikasi dari pihak lain,” terang ia.