Diduga Dibunuh, Sosok Mayat Misterius Ditemukan di Gedung PSDA Sulsel

21 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Seorang pria misterius ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) tepatnya di Gedung Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat (12/10/18) pagi.

Sosok mayat laki-laki ini ditemukan dalam keadaan tertelungkup, dengan menggunakan gelang besi putih pada tangan kanan, celana jeans dan tidak menggunakan alas kaki.

“Dari hasil identifikasi sementara, ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban,”kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Luka tersebut, lanjut Ananda, terdiri dari dua luka tikaman benda tajam pada punggung bagian bawah, dan sebanyak dua kali luka tikaman pada punggung bagian atas.

Selain itu, terdapat juga luka memar gesekan dan berdarah pada sekujur muka. Luka gesekan dan berdarah pada lengan dan tangan korban. Luka pada lutut kiri dan kanan korban, gigi bagian depan patah, dan luka disekujur tubuh.

“Dari hasil identifikasi atau pemeriksaan terhadap tubuh korban, diduga kuat kematian korban akibat dibunuh,”tuturnya.

Pada tempat kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku melakukan aksinya. Diantaranya, sebilah pisau jenis pisau dapur yang ditemukan di saluran air Kantor Dinas Kawasan Perumahan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulsel. Lalu benda tajam jenis parang yang ditemukan di pagar depan Kantor PU.

Hasil pemeriksaan CCTV, sekira pukul 05.56 Wita dua orang mencurigakan berlari dengan cepat dari arah gedung PSDA menuju kantor PU, dengan ciri diduga seorang perempuan menggunakan jaket silver, dan seorang laki-laki menggunakan jaket biru.

“Lalu pada pukul 06.16 Wita, terekam di CCTV seorang laki-laki melintas di depan Kantor Dinas Kawasan Perumahan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulsel, dengan ciri-ciri memakai helm warna hitam, jaket warna hitam, dan celana Levis warna biru,”beber Ananda.

Hingga saat ini, mayat dievakuasi oleh Tim DVI Dokpol di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. (sul/fajar)