Dinkes Sulsel Minta Vaksinasi MR Diperpanjang

14 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta kepada pemerintah pusat agar memperpanjang batas waktu pelaksanaan pemberian vaksinasi Measles Rubella (MR). Pasalnya, target pemberian vaksin MR kepada 2.333.448 anak di Sulsel belum tercapai.

Proses vaknisasi sendiri sudah berlangsung sejak Juli lalu. Sementara batas waktu perampungan pemberian vaksi MR sesuai program pemerintah pusat akan berakhir di penghujung September ini.

“Kami juga akan usulkan ke Jakarta supaya diperpanjang, kalau bisa. Tapi ini program nasional, punya batas waktu sampai bulan ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sulsel Bachtiar Baso saat dikonfirmasi, Sabtu (15/9).

Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, penerima vaksin MR tercatat baru mencapai 1.119.887 anak atau sekitar 48,04 persen dari target. Salah satu cara untuk memaksimalkan pemberian vaksin MR dengan menggenjot Dinkes di masing-masing daerah. Mereka ditekankan agar mampu memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa vaksin MR penting untuk kesehatan.

“Saya sudah perintahkan staf untuk keliling Sulsel untuk memberikan pengertian, pemahaman untuk cepat. Masih ada waktu setengah bulan lagi. Bupati-bupati dan wali kota juga koordinasikan untuk bantu kami,” terangnya.

Kendala mendasar pemberian vaksin MR adalah isu halal haram. Proses vaksinasi terus digencarkan di sejumlah kabupaten. Namun sejak mencuatnya polemik halal haramnya vaksinasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), prosesnya kemudian melambat bahkan terhenti. “Jadi setelah nanti ada pembahasan lanjutan, baru keluar dari MUI, jadi kami harus bangkit kembali,” ucapnya. (rul/JPC)