Diskusi di DPR Memanas, Misbakhun Kabur, Jansen: Ngga Persiapan Sih

29 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Putusan Pengdailan Negeri Jakarta Selatan atas kasus korupsi Bank Century kian memanas. Pasalnya, keputusan mengabulkan praperadilan yang dilakukan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Keputusan PN Jaksel ini langsung menuai pro-kontra di publik. Seperti yang pernah diberitakan, Partai Demokrat mengatakan, keputusan PN Jaksel menerima praperadilan kasus Bank Century ini adalah salah satu cara penabrakan hukum yang dilakukan oleh hakim PN Jaksel.

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menjelaskan, jika dalam putusan praperadilan, seorang hakim menyatakan seseorang harus ditetapkan sebagai tersangka, maka secara langsung sesama hakim untuk menjerat hakim yang lain.

“Kalau kemudian hakim praperadilan menyatakan seseorang itu ditetapkan tersangka, itu sama saja menjerat hakim lain,” Jansen saat menggelar diskusi publik di Ruang Pressrum DPR RI, Kamis (12/4).

Dalam diskusi ini, Jansen Sitindaon sempat beradu argumen dengan Wakil Sekjend Partai Golkar, Mukhammad Misbakhun setelah Jansen mengakui bahwa mantan Ketua Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Hadi Purnomo tahun 2013 yang mengumumkan kerugian negara di kasus Bank Century sebesar Rp 7,4 triliun pada Desember 2013 di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan Jansen ini langsung ditanggapi oleh Misbakhun. Menurut Anggota Komisi XI ini membantah jika Hadi Purnomo tidak pernah mengumumkan kerugian negara sebesar itu. Sanggahan Misbankhun ini kembali ditanggapi oleh Jansen dengan meminta politisi Partai Golkar itu untuk membaca berita.

“Silahkan baca berita, ada datanya lengkap disitu. Makannya sebelum naik kesini, harus persiapan. Ngga persiapan sih,” ucapnya.

Misbakhun yang mendapat sanggahan itu langsung berdiri meninggalkan tempat diksusi tanpa memberikan keterangan jelas. Misbakhun hanya mengangkat tangannya sebagai kode izin untuk meninggalkan tempat diskusi.

Keputusan Misbakhun untuk meninggalkan tempat diskusi usai berdebat dengan Jansen Sitindaon ini langsung diluruskan oleh moderator Muchlis Fadjarudin, jika keputusan Misbakhun meninggalkan tempat diskusi karena ada agenda penting di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. (Aiy/Fajar)