Dua Ribuan Pengungsi Tinggalkan Makassar

2 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah pengungsi korban gempa dan tsunami Palu telah meninggalkan Kota Makassar. Rata-rata 2.496 pengungsi tersebut merupakan warga Surabaya, Malang dan Semarang.

Sebelumnya, jumlah pengungsi yang datang ke Makassar mencapai 3.204 orang.

Salah satu anggota Tagana, Amin, mengatakan, mayoritas pengungsi yang masih bertahan di Asrama Haji Sudiang adalah warga Asli Palu. Jumlahnya mencapai 708 orang. Mereka menempati 13 wisma yang berada di bagian Utara dan Barat Asrama Haji.

Amin mengaku hampir setiap hari mencatat pengungsi yang terus berdatangan ke Asrama Haji Sudiang. ”Kemarin saja ada sekitar 139 orang yang tiba disini,” ungkapnya, Jumat (12/10).

Sementara, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar, AKP Diaritz Felle, mengatakan, pihaknya menggerakan 30 personil polisi perempuan untuk membantu para relawan dan tenaga medis dalam menangani korban gempa dan tsunami tersebut. Mereka bergerak di bawah pimpinan Kabag Ren Polrestabes Makassar, AKBP Suswati Mulking.

“Itu belum termasuk Polwan Polda Sulsel yang BKO, bergabung dengan Polwan Polrestabes Makassar,” jelasnya.
Adapun salah satu tugas utama yang mereka lakukan adalah melaksanakan kegiatan trauma healing kepada para pengungsi korban gempa dan tsunami.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sulsel, Abdul Rahman Saleh, melaporkan, jumlah pengungsi di Asrama Haji Sudiang adalah 603 orang. Awalnya, yang sempat ditampung berjumlah 2.659 orang, dan sudah pulang 2.056 orang.

“Semua pengungsi dilayani kebutuhan logistiknya, makanan dan lain-lain. Tidak hanya pengungsi yang ada di Asrama Haji Sudiang ini saja, tetapi pengungsi di luar juga yang datang kesini jika membutuhkan makanan dan kebutuhan lainnya,” kata Abdul Rahman. (sugihartono/raksul/fajar)