Gara-gara Bendera Habib Rizieq Diperiksa Polisi Arab, Ini Kata Kapitra

3 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kabar yang menyebutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) diperiksa oleh kepolisian kerjaan Arab Saudi sedang viral. Kabar ini diperkuat dengan beredarnya foto habib pendukung Prabowo-Sandi itu yang sedang bersama beberapa anggota polisi.

Terkait itu, Kapitra Ampera yang masih mengaku menjadi kuasa hukum Habib Rizieq memastikan bahwa kliennya tidak ditahan oleh kepolisian Arab Saudi. Bahkan, saat ini Habib Rizieq sudah kembali ke rumahnya berkumpul kembali bersama keluarga.

Salah satu sudut tembok rumah Habib Rizieq di Araba Saudi yang ditempel bendera bertuliskan kalimat Tauhid. (Ist/JawaPos.com)

“Habib Rizieq itu tidak pernah ditahan. Dia sebentar aja kok (dimintai keterangannya, Red). Sekarang udah di rumah,” kata Kapitra kepada JawaPos.com, Rabu (7/11).

Lebih lanjut, Kapitra menegaskan, sebetulnya Habib Rizieq tidak dipanggil oleh kepolisian Arab Saudi. Kliennya hanya sebatas dimintai keterangan dengan adanya bendera bertuliskan tauhid yang dianggap sebagai bendera ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di dinding rumahnya.

Mengingat, menurut Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu di Arab Saudi tidak boleh memasang bendera sembarangan. Karean ada aturan yang telah ditetapkan.

“Tidak dipanggil (polisi, Red), cuma diminta konfirmasi aja. Diduga menatuh bendera di dinding rumah Habib Rizieq. Kalau di dinding kan di Saudi enggak boleh, bendera harus ditempatnya, mungkin ada yang iseng,” tegasnya.

Di sisi lain, Kapitra masih belum menerima informasi pelaku pemasang bendera tersebut. Hal itu ia serahkan sepenuhnya kepada kepolisian Arab Saudi untuk menindaklanjuti.

“Belum (tahu siapa yang masang bendera di rumah HRS, Red). Nanti kan akan tahu lah, kan ada CCTV segala macam,” pungkasnya. (sat/JPC)