Harga Gabah Anjlok, Petani Takalar Meradang

12 views

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Memasuki musim panen padi diawal tahun 2018, sejumlah petani yang ada di Kabupaten Takalar kembali meradang. Itu lantaran harga jual gabah tahun ini anjlok.

Harga gabah sebelumnya sempat dibeli oleh pedagang senilai Rp4.200 per kilo, namun tak lama berselang harga jual turun menjadi Rp3.500 per kilo.

“Bagaimana kami tidak meringis setelah harga gabah turun drastis hanya dalam beberapa hari setelah sempat dibeli oleh pedagang sebesar Rp4.200 per kilo. Kondisi ini membuat petani kecil sangat merugi karena biaya produksi padi cukup tinggi,” kata Daeng Mare, warga tani di Kelurahan Kalabirang, Selasa (3/4).

Daeng Mare menambahkan, dirinya.bersama petani lainnya tidak bisa berbuat banyak karena jika gabah itu disimpa dalam gudang dikhawatirkan akan mengalami kerusakan.

“Kami berharap pemerintah memberikan perhatian khusus kepada petani kecil agar dapat menjaga dan mengawal stabilitas harga gabah di kalangan pengumpul sehingga petani tidak merasa dirugikan,” katanya. Sementara itu, Badan Urusan Logistik (Bulog) Palleko mengatakan sesuai Peraturan Presiden (Pepres) harga gabah hingga saat ini masih mencapai Rp 4.070 per kilo.

“Bulog membeli gabah senilai Rp4.070, kalau pun pedagang menurunkan harga hingga Rp3.500 itu karena pedagang juga ingin keuntungan dan itu sah sah saja,” kata H Nurdin, Staf Bulog Palleko.
(ari irawan)