Hina Allah, Aktivis Wanita Ini Dilarang Masuk Inggris Seumur Hidup

14 views

FAJAR HEALTH — Departemen Dalam Negeri Inggris larang seorang aktivis wanita asal Kanada menginjakan kakinya lagi di Inggris untuk seumur hidupnya setelah kedapatan membagikan selebaran berbau SARA di pusat kota Luton di Inggris.

Aksi Southern yang membagikan selebaran yang bertuliskan ‘Allah is a gay God (Allah itu gay)’ dan ‘Allah is trans (Allah itu transgender)’ dilakukannya itu di awal tahun 2018 lalu.

Ia mengklaim aksinya tersebut sebagai bentuk eksperimen sosial. Aksinya tersebut kemudian dihentikan oleh pihak kepolisian setempat usai menerima aduan publik yang risih. Kala itu, ia hanya diberikan peringatan.

Polisi membubarkan Aksi Soutern | Screenshot: Lauren Souther / Youtube

Namun pada 13 Maret lalu, wanita asal Kanada itu sempat ditahan dengan tuduhan aksi terorisme dan mendapatkan larangan masuk Inggris lantaran aksinya dianggap berpotensi membahayakan kepentingan masyarakat dan kebijakan publik Inggris yang fundamental.

Polisi membubarkan Aksi Soutern | Screenshot: Lauren Souther / Youtube

Seolah tidak terima dengan putusan itu, Southern membawa masalah ini pada akun YouTube miliknya.

“Mengapa menyebut Allah dengan sebutan gay adalah SARA namun bukan SARA jika menyebut Yesus itu gay,” katanya dalam situs berbagi video itu.

“Mengapa hak homofobik muslim mengalahkan hak kaum homoseksual untuk mengekspresikan diri mereka?” serunya lagi.

Ia juga meminta agar pemerintah Inggris mau membahas isu ini sebelum mereka (kaum homoseksual) kehilangan hak mereka untuk berbicara.

(ruf/fajar)

Sumber: Metro.co.uk