Jaksa Agung Sebut Jabatan Deputi Penindakan KPK Cocok untuk Anggotanya

29 views
FAJAR.CO.ID, JAKARTA, – Jaksa Agung HM Prasetyo dihadapan Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)  menyinggung soal seleksi Deputi Penindakan KPK yang tengah diseleksi KPK.
Ia mengklaim posisi itu paling pantas diduduki oleh seorang jaksa yang sangat memiliki kualifikasi proses hukum sejak penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga eksekusi.
Hingga kini diketahui, dari sekian nama-nama yang diseleksi tersisa 2 orang jaksa dan 1 orang perwiea tinggi Polri.
Menanggapi hal ini, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ((MAKI), Boyamin Saiman sependapat dengan pandangan Jaksa Agung HM Prasetyo.
‘calon Deputi KPK nampaknya mengerucut kepada 3 nama, Firli Kapolda NTB, Jaksa Wisnu Baroto dan Jaksa Witono,” kata Boyamin di Jakarta, Rabu (28/3).
MAKI berdasar 3 nama tersebut menjatuhkan pilihan untuk mendukung Wisnu Baroto jadi Deputi Penindakan KPK dengan berbagai macam pertimbangan. Menurutnya Wisnu Baroto pernah bertugas jadi jaksa KPK kurun waktu tahun 2008 yang menyelesaikan tugasnya debgan baik dan tidak ada catatan cacat dan tercela.
Setelah bertugas di KPK, kata Boyamin, kemudian kembali di Kejaksaan Agung mulai menjabat sebagai Kajari, Asisten di Kejaksaan Tinggi dan saat ini menjabat Direktur Eksekusi di Jampidsus Kejagung.
“Dalam menjalankan tugas di Kejagung terbilang cukup baik dan tidak ada catatan buruk,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Boyamin, jaksa Wisnu juga pernah bertugas di Asisten Deputi Menteri Koordinator Politik Hukum, maka dengan jabatan ini telah memberikan bekal kepada Wisnu Baroto tentang politik nasional yang dibutuhkan untuk lebih paham politik hukum sehingga layak untuk menjadi pemimpin level Deputi di KPK.
Tak hanya itu, Boyamin juga menceritakan soal pengalaman MAKI pernah berhadapan dengan Wisnu Baroto mewakil KPK atau Kejagung dalam sidang Praperadilan perkara korupsi di KPU dan BLBI,  dimana MAKI belum pernah menang lawan Wisnu Baroto.
“Justru disini MAKI meskipun kalah namun memberikan apresiasi bahwa Wisnu Baroto cakap sebagai jaksa dan atas pengalaman penugasan berbagai jabatannya maka layak menjadi Deputi KPK,” tutupnya.