Jawab Keluhan, NH Janjikan Bus hingga Uang Saku bagi Siswa Kurang Mampu

16 views

FAJAR.CO.ID — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid (NH) secara serius ingin mendukung pemenuhan hak memperoleh pendidikan bagi seluruh rakyat Sulsel. Termasuk, di wilayah pelosok dataran tinggi di Kabupaten Barru dengan minim akses.

Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan kampanye dialogis di Desa Tompo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru pada Kamis sore (22/3/2018). Sebelumnya, ia menerima curhatan dari salah seorang warga Barru, Umar Mandung atas tingginya angka anak putus sekolah.

Imam Masjid Nurul Akbar Jalan Barang, Desa Tompo ini mengungkapkan, sulitnya akses transportasi menyebabkan masyarakat tak menempuh pendidikan. Bahkan, kata Umar, jenjang pendidikan menengah pun tak dapat dilalui oleh sejumlah anak di desanya.

“Anak sekolah di sini sebagian besar dari keluarga tidak mampu, tidak punya keuangan yang cukup untuk membeli kendaraan ke sekolah,” ujarnya.

Akses ke sekolah terdekat dari daerahnya sejauh 5 kilometer. Kondisi jalan juga buruk dan sulit dijangkau dengan menggunakan angkutan umum.

Mendengar keluhan tersebut, NH merasa prihatin. Sebab, di era modern saat ini, masih terdapat rakyat kesulitan mendapatkan hak atas pendidikan. Padahal, cita-cita negeri ini demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini pun berjanji akan menyiapkan bus sekolah. Kendaraan angkutan siswa akan menyediakan layanan antar jemput sehingga anak usia sekolah memperoleh kemudahan akses.

“Kendaraan sekolah itu cita-cita yang akan saya siapkan ke wilayah seperti di daerah ini. Bukan hal yang sulit untuk gubernur menyediakan fasilitas ini kalau memang punya kepekaan. Doakan NH-Aziz jadi gubernur dan mewujudkan itu,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini juga akan menyediakan seragam gratis bagi siswa SD hingga SLTA. Dengan Kartu Anak Pintar, NH-Aziz akan menyediakan pula uang saku bagi siswa dari keluarga kurang mampu setiap semesternya. Program tersebut nantinya akan menjamin siswa mampu mengakses pendidikan gratis dan lebih berkualitas. (*/rls/fajar)