Jelang Piala Dunia Rusia, Tensi Politik Eropa Makin Memanas

5 views

FAJAR.CO.ID, CANBERRA – Pemerintah Australia mengaku khawatir dengan tensi politik antara negara-negar Eropa dan Amerika Serikat dengan Rusia dapat mempengaruhi Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia pada pertengahan Juni mendatang.

Dilansir Diario AS, Australia bahkan telah memberikan imbauan kepada warganya yang akan berangkat ke Rusia untuk memberi dukungan langsung timnas Australia terkait resiko ‘sentimen anti-Barat’ dari tuan rumah.

“Karena ketegangan politik yang meningkat, Anda harus menyadari kemungkinan sentimen anti-Barat atau pelecehan,” demikian pernyataan dari Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri.

Mereka juga memperingatkan warag Australia di Rusia untuk peka terhadap situasi keamanan dan politik secara dekat.

“Tetap waspada, hindari protes atau demonstrasi dan hindari berkomentar secara terbuka tentang perkembangan politik,” saran pemerintah Negeri Kangguru itu.

Soccerroos, julukan untuk timnas Australia sendiri tergabung di Grup C bersama Prancis, Denmark dan Peru.

Tensi politik antara Rusia dengan sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat tengah memanas menyusul pengusira diplomat Rusia oleh sejumlah negara Eropa.

Sebagai tanggapan, pemerintahan Moskow pada Jumat pekan lalu telah mengusir diplomat dari 23 negara, termasuk Australia.

Ketegangan politik ini mencuat menyusul insiden percobaan pembunuhan terhadap mantan mata-mata Rusia di Inggris, Sergei Skripal dan putrinya yang diduga dilakukan oleh pihak Rusia.

Atas insiden tersebut pemerintah Inggris pun telah meminta timnas Inggris mundur dari keikutsertaannya di Piala Dunia 2018. (fajar/pojoksatu)