Kacau! Bocah 8 Tahun Habis Ngamen, Duitnya Dipakai Beli Sabu

9 views

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Mei 2017, publik Kota Tepian dikejutkan kabar AR, bocah berusia 8 tahun yang rutin mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Dia bahkan menjalani rehabilitasi khusus oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. Mirisnya, hingga kini, AR belum bisa lepas dari bayang-bayang barang haram tersebut.

Kemarin (23/3), bocah yang bermukim di Jalan AM Sangaji, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang itu kembali dibawa ke markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda di Balai Kota. Dia rupanya masih rutin mengonsumsi sabu. Lebih parah, kemarin, AR dibekuk bersama kakak kandungnya, PD, yang juga masih berusia 14 tahun.

Semula, jajaran Satpol PP Samarinda bukan mengamankan kakak beradik tersebut. Nah, yang dibekuk pertama kali adalah penyanyi jalanan (pengamen) yang kerap merusak estetika kota. “Setelah itu, mengarah ke AR dan PD,” sebut Kasiops Satpol PP Samarinda M Teguh Setya Wardana.

Teguh menjelaskan, pihaknya juga tak mengira, tempat yang didatangi petugas penegak peraturan daerah itu adalah lokasi AR dan PD hari-hari berdiam. “Memang tidak ditemukan barang bukti, tapi ada pengakuan dari keduanya baru saja mengonsumsi,” tegas Teguh. Ditemui di ruangan khusus, AR mengaku uang yang digunakan untuk membeli narkoba adalah hasil dari mengamen di jalan dan dari toko ke toko.

Ditegaskan Teguh, jajarannya bakal kembali menyerahkan kakak beradik tersebut di balai rehabilitasi. “Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Mereka perlu penanganan khusus dan kepedulian. Jalannya masih panjang,” tegas Teguh. Selain itu, lanjut Teguh, hal tersebut harus bisa jadi pelajaran untuk semua orangtua yang masih memiliki anak di bawah umur. Harapannya, lebih peduli terhadap perkembangan anak. (*/dra/iza/k11)