Kapolda Sultra: Jika Ditangkap, Pelaku Akan Ditahan di Kendari

4 views

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol Iriyanto berjanji akan mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menyebabkan MR (15) warga Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau meninggal dunia, Jumat (30/3) sekira pukul 02.00 WITA. Hal itu diungkapkan Iriyanto dalam lawatannya di Kelurahan Wameo, Sabtu (31/3).

“Dengan peristiwa kejadian kemarin tentunya suatu peristiwa yang sangat kita tidak harapkan. Ini akan menjadi perhatian kami. Kami berjanji, dengan peristiwa ini kami akan mengungkap sampai ke akar permasalahannya, siapa biang keladinya,” kata Iriyanto dihadapan masyarakat Kelurahan Wameo.

Iriyanto berharap kepada masyarakat untuk bisa menahan diri. Kejadian spontantias yang dilakukan dengan melakukan penyerangan justru bukan merupakan cara-cara penyelesaian masalah.

“Tolong kami untuk didukung. Namun kami juga berharap saudara-saudara, pemuda Wameo untuk bisa menahan diri. Yakinlah bahwa TNI/Polri akan menjamin keamanan. Kita akan bertugas sesuai tugas pokok fungsi kita. Pelaku jika tertangkap akan kita tahan di Kendari (Polda Sultra, red) sebagi bukti keseriusan kami,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar menghindar dari perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan, seperti mengkonsumsi minuman keras serta membawa senjata tajam. Pihaknya juga telah menyampaikan kepada Wali Kota Baubau untuk tidak mengeluarkan izin produksi minuman keras yang menjadi sumber utama keresahan di masyarakat.

“Karena itu bisa memicu rasa emosi kita. Masyarakat Baubau saya yakin adalah masyarakat religius, Islami. Olehnya itu, saat ini kami masih terus melakukan swiping senjata tajam dan minuman keras. Kami juga tidak bisa jalan sendiri, kami butuh dukungan dari masyarakat untuk dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan,” pintanya. (Fajar)