Kasus e-KTP Seret Dua Menteri, Jokowi: Proses kalau Ada Bukti

9 views

FAJAR.CO.ID — Pernyataan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Setya Novanto, dalam persidangan di Pengadilam Tipikor Jakrta Pusat ditanggapi Presiden Joko Widodo.

Novanto yang kini terdakwa kasus korupsi e-KTP menyebut sejumlah nama menteri dalam Kabinet Kerja menerima aliran dana haram proyek tersebut.

Terkait hal itu, Jokowi menegaskan pentingnya menjunjung tinggi proses penegakan hukum karena Indonesia adalah negara hukum. Semua tuduhan harus dapat dibuktikan secara hukum berdasarkan fakta dan bukti kuat.

“Kalau ada bukti, ada fakta-fakta hukum, diproses saja,” ujar Jokowi kepada wartawan di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara RI, Jakarta, Jumat (23/3).

Jokowi menekankan, kedua menteri tersebut pasti akan bertanggung jawab jika memang ada bukti dalam proses hukum. “Tapi, dengan catatan, semua itu harus berdasarkan fakta hukum dan bukti yang kuat secara hukum,” ungkapnya. (ran)