Kerap Diprediksi Gagal Masuk Senayan, PAN Gelar Pembekalan agar Kader Siap Tarung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai memanaskan mesin politiknya dengan menggelar workshop nasional di Hotel Grand Paragon pada Minggu (16/9) pagi. Diperkirakan akan ada 2.500 kader yang juga calon DPR RI dan DPRD Kabupaten dan Kota akan diberikan pembelakan untuk menghadapi pemilu dan pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, di acara pembekalan ini pihaknya juga akan mengundang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. Keduanya akan didaulat untuk memberikan ceramah kepada ribuan kader PAN yang hadir.

Selain itu, PAN juga mengundang Direktur eksekutif Polmark Eep Saefullah agar kadernya lebih siap dalam menghadapi pemilihan legislatif.

“Jadi sifatnya pembekalan untuk kader internal agar siap tarung, siap tempur, dan siap mendapatkan amanat untuk duduk sebagai anggota legislatif di pemilu 2019,” kata Eddy di Jakarta, Minggu (16/9).

Selain penyelenggara pemilu dan konsultan politik, rencananya bakal calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung PAN, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga akan memberikan arahan kepada kadernya. Sehingga, dia berharap, suara partainya pada 2019 mendatang akan meningkat.

“Selama ini PAN konsisten diposisi nomor 5, perolehan suara PAN itu antara 8-9 juta, jadi antara 7,5 sampai 8 persen. Di pemilu kali ini kita menargetkan double digit atau paling tidak di atas 58 kursi

DPR RI, dan itu realistis untuk kita capai,” ungkapnya.

Dia juga menyadari, suara partainya kerap diprediksi masih berada di level bawah versi sejumlah lembaga-lembaga survei. Namun, pihaknya optimistis raihan double digit akan tetap terealisasi.

“Jadi ketika caleg-caleg PAN udah bergerak ke bawah, perolehan suara PAN otomatis akan meningkat dan saya yakin kami tidak hanya menembus threshold tapi bisa memperoleh target yang telah dicanangkan,” pungkasnya. (aim/JPC)