Kolang-Kaling Berformalin Dijual Pedagang di Pasar Terong

29 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kolang-kaling mengandung bahan berbahaya berupa formalin ditemukan tim terpadu gabungan Dinas Kesehatan Makassar, Dinas Perdagangan Makassar, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pengawasan dan pemeriksaan bahan makanan takjil di Pasar Terong, Kamis (17/5/2018).Kolang-kaling berformalin itu dijual pedagang bernama Nannu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Asyikin mengatakan, pengawasan dan pemeriksaan bahan makanan takjil akan berlangsung selama dua hari dengan memasuki delapan pasar tradisional dan sepuluh pasar modern bertujuan mengantisipasi adanya takjil dijual berbahaya.

Adapun pemantauan bahan makanan untuk memastikan tidak ada zat zat berbahaya yang sering ditambah pada makanan siap saji seperti pewarna pakaian dan pengawet berupa borax dan formalin.

“Beberapa tempat yang kami datangi dan mengambil sampel makanan seperti cendol dan cincau masih aman dari hasil pemeriksaan teman-teman. Cuman kolang-kaling yang ditemukan mengandung formalin,” sebut Naisyah, Kamis (17/5).

Puluhan liter kolang-kaling siap jual yang mengandung formalin disita oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan bersama BPOM untuk pemeriksaan lebih lanjut dan untuk mengetahui penyebaran penjualan kolang-kaling itu.

Nannu, pedagang kolang-kaling yang mengandung zat berbahaya tidak menyangka kolang-kaling yang dijual mengandung bahan formalin. Kolang-kaling yang dijual itu berasal dari Kabupaten Maros. Setiap subuh kurir membongkar barang di Pasar Terong.

“Hampir semua penjual kolang-kaling di Pasar Terong ini ambil di tempat sama, hampir 95 persen. Setiap subuh itu datang mobil bawa ini kolang-kaling yang dibongkar dan saya tidak tahu kalau ini mengandung formalin,” akunya. (arf)