KPU Gowa Umumkan DCT; Dua Caleg Dicoret, Satu Mengundurkan Diri

18 views

FAJAR.CO.ID, GOWA – Pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) calon legislatif Kabupaten Gowa mulai diumumkan Jumat (21/9/2018) ini. Dalam DCT ini caleg yang lolos hanya 566 orang dari 569 yang masuk DCS (Daftar Calon Sementara) sebelumnya.

Dari data yang direkap KPU Gowa, dalam DCT itu terdapat tiga orang caleg tidak lolos. Ketiganya yakni dua orang dicoret karena tidak bersyarat berdasarkan hasil tanggapan masyarakat masing-masing berasal dari Perindo dan PDIP dan satu orang lainnya dari Partai Golkar karena mengundurkan diri.

Ketua KPU Gowa Muhtar Muis yang dikonfirmasi di kantornya, Jumat (21/9/2018) siang membenarkan adanya tiga caleg tak masuk DCT.

“Iya ketiganya memang tidak masuk DCT karena tidak bersyarat secara administrasi itu dua orang dan satu orang lagi karena mengundurkan diri,” jelas Muhtar.

Muhtar juga mengatakan ada tiga nama caleg lainnya yang mengundurkan diri namun partainya segera mengganti dengan caleg baru.

Terkait keterwakilan perempuan dalam DCT Gowa ini ternyata memuat 40,46 persen. Dari 20 partai yang terdaftar peserta Pemilu 2029, ada dua partai yang keterwakilan perempuannya mencapai 50 persen yakni Partai Berkarya dan Partai Bulan Bintang. Sementara partai lainnya hanya 45-33 persen keterwakilan perempuan. Rinciannya caleg lakilaki sebanyak 337 orang dan perempuan 229 orang.

Sementara itu DCT Gowa berdasarkan hasil Pleno KPU Gowa sebanyak 566 orang secara terinci yakni Partai Kebangkitan Bangsa 45 orang, Gerakan Indonesia Raya 45 orang, PDIP 38 orang, Partai Golkar 45 orang, Partai Nasdem 44 orang, Partai Gerakan Perubahan Indonesia 40 orang, Partai Berkarya 38 orang, Partai Keadilan Sejahtera 44 orang, Partai Persatuan Indonesia 43 orang.

Partai Persatuan Pembangunan 45 orang, Partai Amanat Nasional 44 orang, Partai Hati Nurani Rakyat 38 orang, Partai Demokrat 45 orang, Partai Bulan Bintang 6 orang dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 6 orang.

Dari jumlah 566 DCT ini, dipastikan 521 orang caleg akan kecewa. Hal itu karena jumlah kursi di parlemen Gowa hanya 45. “Sudah jelas 566 akan memperebutkan 45 kursi dan sudah pasti 521 akan kecewa,” kata Muhtar lagi. (saribulan/bkm)