Liput Penutupan Alexis, Wartawan Diintimidasi Security

10 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Salah seorang wartawan yang mendapatkan intimidasi dari seorang satpam Alexis, kini melapor ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/3) sore tadi. Karena dia merasa terancam saat menjalani profesinya sebagai wartawan.

Pelapor dengan nama Adi Wijaya itu memaparkan jika sebelumnya hanya ingin bertemu seorang Humas Alexis, untuk mengkonfirmasi perihal penutupan tempat tersebut.

“Awalnya saya sedang tugas liputan di Alexis karena ada info penutupan Alexis. sampai di sana didatangi security berseragam, dia tanyakan identitas saya dan dipoto segala macam. Lalu diarahkan ketemu humas, tapi saat saya ikuti ternyata di bawa ke pos pintu keluar Alexis,” kata Adi di Polda Metro Jaya, Jumat (23/3).

“Di sana bukannya ketemu humas malah bertemu security tak berseragam. Ada 8 orang, disana saya dicecar pertanyaan yang tendesius mengarah keintimidasi kalau saya dipaksa mengaku bukan wartawan, tapi petugas kepolisian. Padahal semua itu sudah saya unjukan id dan semua yang saya punya,” Sambung Adi.

Meskipun telah menunjukan semua identitas yang dimiliki, Adi tetap dituduh sebagai seorang polisi. Akan tetapi Adi tetap keukeuh dan mengaku sebagai wartawan.

Selain itu Adi juga tidak diperbolehkan keluar oleh para petugas yang diduga security itu. Adi mengaku dirinya hampir terkurung selama kurang lebih satu jam. Dirinya baru bisa keluar, ketika ada wartawan lain yang datang.

“Saat itu ada tiga orang wartawan, dua orang lagi saya minta tolong hubungi wartawan lainnya, kalau saya di sana (di pos security). Jadi yang ke pos hanya saya. Kekerasan fisik nggak ada, tapi intimidasi saja,” pungkas Adi.

Akhirnya Adi pun melaporkan petugas tersebut dengan menggunakan 18 ayat 1 UU RI No. 40 tahun 1999 tentang pers. (Fajar/JPC)