MA Tolak PK Ahok, Gerindra: Udah Bagus

5 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh pelaku penghinaan agamas Islam Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, dalam kasus penistaan agama pada, Senin (26/3) kemarin.

Menanggapi penolakan PK Ahok, Dewan Penasehat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Muhammad Syafi’i mengapresiasi keputusan MA yang telah menolak PK Ahok.

“Ahok minta PK itu haknya Ahok. Kemudian MA menolak, itu juga kewenangan MA. Apa dasar MA menolak, itu kita gak tau,” kata Syafi’i kepada wartawan di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (27/3).

Anak buah Prabowo Subianto ini juga memberikan apresiasi penuh atas penegakan hukum yang diperlihatkan oleh MA dengan juga menolak kasus penodaan agama ini ditingkat pertama pada 26 Februari 2018 lalu, hingga penolakan banding pada Senin (26/3) kemarin.

“Ya, kalau keputusan yang kemarin diputuskan di tingkat pertama itu sudah membuat kita mengapresiasi lembaga hukum. Kemudian dia banding sampai kasasi dan kemudian PK. Saya kira mungkin MA sayang juga sama Ahok ini,” ucap lelaki yang biasa disapa Romo itu.

Politisi asal Sumatera Utara itu mengakui, jika Ahok tetap ngotot untuk melakukan PK lebih lanjut, maka kemungkinan besar hukumannya akan lebih berat.

“Iya kan, karena kalau dilanjutkan belum tentu ringan juga kan. bisa juga lebih tinggi. Tapi udah bagus,” jelasnya.

Diketahui, hakim MA yang menolak PK mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah Artidjo Alkostar. Keputusan Ahok melakukan PK tak lepas dari putusan Pengadilan Negeri Bandung yang memberikan hukuman 1,5 tahun kepada Buni Yani yang menjadi penyebar video penista agama. (Aiy/Fajar)