Media Komunikasi pun Butuh Berkomunikasi

3 views

FAJAR.CO.ID – Media komunikasi adalah satu entitas. Berkomunikasi merupakan hal yang berbeda. Dua-duanya tidak sama. Karena itu, media komunikasi butuh berkomunikasi.

Kebutuhan berlomunikasi itu dirasakan 7 perusahaan media online kelompok usaha Global Basket Mulia Investama (GBMI). Semua media tersebut memerlukan strategi public relations, agar bisa membangun kredibiltas masing-masing.

Sudah dua hari perwakilan 7 media itu mengikuti pelatihan writing in action bersama Disway Institute. Tema diskusinya beragam: mulai “rukun iman berita” sampai hukum pers, pengenalan webinar serta media dan public relations. Pada akhir sesi, dirumuskan pola sinergi antara induk perusahaan dengan kemampuan masing-masing media.

Perumusan pola sinergi itu menjadi sangat penting, karena ketujuh media tersebut memiliki kredibilitas dalam bidang yang berbeda-beda. Ada media yang kredibilitasnya sebagai pembuat konten komik. Ada pula yang kredibilitasnya membuat konten arsitektur. Ada lagi yang kredibilitasnya di bidang penjualan retail secara online dan ada yang kredibel di bidang program sosial.

Setiap entitas media perlu fokus untuk membangun kredibilitas masing-masing sampai masyarakat mengakuinya. Kalau masyarakat sudah mengakui, akan mudah bagi media tersebut untuk menemukan model bisnisnya. Itulah tujuan komunikasi yang dijalankan melalui program public relations.

Untuk membangun kredibilitas itu, media perlu menjaga kualitas kontennya. Di sinilah pentingnya pengetahuan tentang “rukun iman berita” dan mekanisme produksi konten yang baik dan tidak melanggar hukum. Sebab, konten tidak bermutu dan masalah hukum akan menurunkan kredibilitas media itu sendiri.

Itulah inti pelatihan writing in action yang dikemas Disway Institute untuk kelas profesional komunikasi korporat. Terima kasih kepada manajemen GBMI yang telah mempercayai Disway Institute untuk mengisi pelatihan ini.

(Joko Intarto, Direktur Eksekutif Disway Institute)