Menteri Agama Blunder saat Jokowi Rangkul Umat Islam

23 views

FAJAR.CO.ID — Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyebut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin gagal paham terhadap visi misi Presiden Jokowi.

“Ketika Pak Jokowi merangkul umat Islam, Menteri Agama malah gagal paham,” ungkap Ara, demikian Maruarar Sirait biasa disapa, saat ditemui di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (22/5).

Hal itu disampaikan Ara menanggapi langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang dipimpun Lukman Hakim merilis rekomendasi 200 mubalig.

Di antara 200 nama itu tidak terdapat nama mubaligh-mubalig yang tenar di kalangan umat muslim seperti Ustadz Abdul Somad dan Abdul Gymnastian (Aa Gym). Praktis keputusan Kemenag itu menjadi bulan-bulanan publik dan semakin menyudutkan pemerintah sebagai anti Islam.

Ara menegaskan tidak ada visi dan misi menteri yang ada adalah visi misi presiden. Menteri yang merupakan pembantu presiden harus mematuhi koridor visi misi Nawacita Jokowi.

“Pak Jokowi ini dengan visi Nawacita ingin merangkul semua, tapi menterinya kurang tanggap,” pungkas dia.

Hal senada disayangkan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. Bambang menyatakan, akhir-akhir ini gestur politik Jokowi sedang mendekat ke umat Islam.

“Jokowi sekarang banyak mengunjungi alim ulama dan pesantren, gesturnya sudah mendekat ke umat Islam,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini di hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa, (22/5).

Namun, dalam upaya pendekatan ke umat Islam dari Jokowi tiba-tiba ternoda dengan keputusan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin soal penetapan 200 mubalig versi Kemenag.

“Ini Menteri Agamanya bikin blunder dengan keputusan itu,” imbuhnya.

Ia mengakui, stigma Jokowi yang jauh dari umat Islam terus terjadi di masyarakat. Terlebih, ketika hal tersebut dihembuskan oleh lawan-lawan politiknya. “Tidak benarlah itu bahwa beliau jauh dengan Islam,” tandasnya. (jpg)