Meski Memiliki Izin, Empat Tambang di Sidrap Malah Disegel, Ini Alasannya….

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap melakukan penyegelan terhadap empat tambang pasir galian C, di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Rabu, 10 Oktober.

Empat penambang berizin itu masing-masing CV Egha, CV Bill Boy Abadi 775, Ud Ahmad, dan UD Shinta Pratama. Mereka disegel karena melakukan aktivitas penambangan di luar dari perizinan dan merusak lingkungan.

Kepala Dinas PRKP2LH Sidrap, Hj Aryani mengatakan, penyegelan ini dilakukan berdasarkan surat keputusan Bupati Sidrap.

“Ada empat penambang yang telah mengantongi izin diberikan saksi administrasi dengan cara penutupan sementara karena melanggar dari perizinan,” ucapnya.

Selain itu, juga ada surat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Selatan nomor 540/3067/DESDM tentang hasil peninjauan lapangan.

Surat tersebut di tujukan kepada Polres Sidrap. Dalam isi surat tersebut menyebutkan, ditemukan konsidi fisik sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap telah mengalami degradasi yang cukup parah dititik-titik penambangan yang dilakukan oleh beberapa pemegang IUP.OP.

Hasil peninjauan lapangan ESDM Provinsi Sulsel menemukan pelanggaran pidana oleh beberapa pemegang IUP.OP yakni CV Egha, CV Bill Boy Abadi 775, Ud Ahmad, dan UD Shinta Pratama. (ira)