Mundur dari MenPANRB, Asman Abnur Akan Fokus Nyaleg

23 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Asman Abnur yang sudah resmi mundur dari kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) akan kembali mengurus partai dan daerah pemilihannya kembali. Ini lantaran PAN memilih untuk mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno di Pilpres 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, seniornya itu akan fokus di pencalegan dan bergerak membangun PAN di dari daerah pemilihan (dapil) Kepulauan Riau (Kepri).

“Pak Asman itu pekerja. Ketika jadi anggota DPR pun sangat peduli dengan dapilnya, jaringannya di masyarakat Alhamdulillah sangat baik. Tentu harapan kami, beliau akan lebih mudah kembali lagi ke Senayan,” kata Saleh, Selasa (14/8) malam.

Saleh juga menambahkan, PAN tak akan mempersoalkan siapa pun yang bakal ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi MenPAN-RB pengganti Asman. Sebab, penunjukan menteri merupakan kewenangan presiden.

Meski demikian, Saleh mengharapkan pengganti Asman bisa lebih bagus dalam memimpin KemenPAN-RB.

“Silakan diangkat siapa yang menurutnya bisa menggantikan Pak Asman,” ungkap wakil ketua Komisi IX DPR itu

Diketahui, Wakapolri Komjen Syafruddin dikabarkan akan menjadi menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan-RB) menggantikan Asman Abnur. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu malam ini mengundurkan diri dari kabinet karena partainya tak mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Jika memang Syafruddin menjadi MenPAN-RB, Polri pun sudah menyiapkan penggantinya. Irjen Idham Aziz yang kini memimpin Polda Metro Jaya akan naik jabatan menjadi Wakapolri pengganti Syafruddin.

“Saya dengar TB2 (Wakapolri, red) naik menjadi pengganti Asman. Selanjutnya Idham jadi Wakapolri,” ujar sumber yang dikenal sangat dekat dengan elite Polri kepada jpnn (Jawa Pos Grup), Selasa (14/8).

Idham merupakan teman seangkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Akademi Kepolisian (Akpol). Keduanya lulusan Akpol angkatan 1987.

Tito dan Idham juga sama-sama aktif di bidang reserse dan penanganan terorisme. Keduanya bahkan pernah bersama-sama di Densus 88 Antiteror, Tito sebagai kepala Densus sedangkan Idham wakilnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo saat dimintai konfirmasi JawaPos.com mengaku sudah mendapatkan undangan pelantikan menteri di Istana Negara. Politikus Golkar itu pun memastikan akan menghadiri pelantikan tersebut.

“Saya dapat konfirmasi dari protokol DPR, benar besok ada pelantikan pukul 10.00 WIB,” kata Ketua DPR Bambang Soesatyo, Selasa (14/8) malam.

“Insya Allah saya hadir karena saya dan Pak Syafruddin bersahabat baik sejak lama,” ujar Bamsoet. (aim/JPC)