Nah, Dapat Lagi PSK Baru

2 views

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN — Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) tak dapat berbuat banyak, saat disergap oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  di tempat hiburan malam (THM) di Bumi Penikindi Debaya.  Mereka diminta mengeluarkan kartu identitas, namun beberapa di antaranya beralasan tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP). Bahkan ada yang menujukkan KTP bukan berasal dari Kabupaten Nunukan.

Salah seorang pekerja yang tak ingin disebutkan namanya, dia memang sengaja merantau  ke Nunukan hanya ingin mencari pekerjaan, namun bukan bermaksud tak memiliki identitas. Hanya saja kebetulan tak membawa dari rumah.

“Maaf pak KTP saya tidak ketinggalan di rumah,” saat ditanya oleh personel Satpol PP Nunukan.

Beberapa ada yang menunjukkan KTP, setelah diperhatikan bukan KTP asal Nunukan melainkan dari Pulau Jawa. Bahkan KTP yang diperlihatkan bukan e-KTP, masih KTP yang konvensional.

Para PSK ini, tidak ditahan oleh Satpol PP Nunukan, hanya diberikan peringatan. Agar segera melakukan proses pemindahan jika ingin menetap di Kabupaten Nunukan, atau segera melaporkan ke rukun tetangga (RT) wilayah tempat tinggal agar dapat dilakukan pendataan.

Sekretaris Satpol PP Nunukan, Drs. Abdul Kadir mengatakan, pemeriksaan KTP dilakukan menyisir para pelajar yang diketahui sering masuk ke THM. Karena ada beberapa laporan masyarakat, pelajar di Nunukan mulai sering datang ke THM.

“Sekarang mulai banyak anak di bawah umur masuk ke THM. Maka dari itu harus diperiksa seluruh THM yang beroperasi,” kata Abdul Kadir.

Sementara, para PSK yang hanya dapat memperlihatkan KTP tidak perlu dipermasalahkan. Karena jika telah menggunakan e-KTP artinya dapat digunakan di daerah manapun, termasuk di Nunukan.

“Satpol PP Nunukan tetap akan melakukan pemantuan, terutama para pelajar yang sering masuk THM ini,” ujarnya. (nal/nri)