Nama Cawapres Jokowi Sudah Ada, Ini Kriterianya…

2 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nama calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo alias Jokowi mulai menguak ke permukaan, setelah melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat.

Kabarnya, nama sosok Cawapres Jokowi sudah dikantongi, namun belum bisa diumumkan saat ini. Menurut Sekjend Partai NasDem, Johnny G Plate, nama bakal Cawapres Jokowi sudah ada dan akan diumumkan pada waktu yang tepat.

“Sudah ada di sakunya Pak Jokowi, tetapi diumumkannya pada saat moment politik yang tepat, sebagaimana pengalaman sebelumnya,” kata Plate kepada awak media, Jumat (13/4).

Dikatakan Plate, sebelum diumumkan nama Cawapresnya, orang nomor satu dibangsa ini akan bicara langsung dengan partai pengusung secara bersamaan. Namun, dalam pembicaraan nanti, Jokowi akan lebih mengutamakan masalah Calon Presiden, karena Cawapres hanyalah pelengkap semata.

“Nanti sebelum itu diumumkan, pasti Jokowi akan berbicara dengan partai pengusung untuk mengumumkannya secara bersama-sama, tapi yang akan mengumumkan pada publik adalah capresnya,” ujar Plate.

“Karena secara kontitusi, Wapres itu langsung melekat dengan jabatan Presiden, karenanya harus mencari dwitunggal yang solid. Cawapres juga untuk kepentingan taktis Pilpres, itu juga harus mampu memberikan dukungan elektoral atau mempunyai elektoral base yang cukup,” tambah Plate.

Lebih dari itu, politisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menegaskan bakal Cawapres Jokowi harus paham betul visi-misi Presiden, karena hal itu menjadi hal utama dalam membantu Presiden menyelesaikan program-program kerja ke depan.

“Cawapres juga harus paham betul visi misi Presiden, karena itu nanti dipercaya rakyat akan melanjutkan program dan menyelesaikan program yang sudah dilaksanakan saat ini. Cawapres harus punya komitmen dwitunggal, kalau nanti dipercaya untuk menyelesaikan pemerintahannya sampai selesai,” ucap Plate.

Diketahui, Jokowi secara sah telah diusung oleh lima Partai Politik (Parpol) untuk kembali maju bertarung di Pilpres 2019, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura dan PPP. (Aiy/Fajar)