Nelayan Bikin Demo di Laut, Minta Evaluasi Tambang Batubara

33 views

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG – Sejumlah nelayan dari Kecamatan Muara Badak menggelar aksi unjuk rasa di laut. Sejak Minggu (12/5), mereka menuntut pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau.

Penurunan hasil tangkapan pun diklaim sebagai pemicu nelayan melakukan aksi tersebut. Lebih dari lima ratus nelayan tersebut menghalangi bongkar muat batu bara di kawasan Muara Berau. Menurut mereka, aktivitas bongkar muat batu bara di kawasan laut Muara badak selama ini tidak memberi kontribusi apapun kepada kecamatan.

Padahal, imbas aktivitas bongkar muat tersebut sangat dirasakan. “Saat ini tangkapan ikan menjadi jauh menurun. Apalagi, aktivitas tersebut tidak pernah memberikan kompensasi apa-apa kepada warga setempat,” ujar Aminudin, perwakilan nelayan yang turut menggelar aksi.

Menurutnya, bukan tanpa alasan para nelayan menuntut bongkar muat di daerah tersebut dihentikan. Pasalnya, kawasan bongkar muat itu seyogianya dijadikan nelayan sebagai tempat mencari nafkah dan penghasilan. Apalagi daerah tersebut banyak bagan nelayan juga dijadikan tempat pemancingan serta pembibitan dan pengembangan ikan oleh para nelayan.

Apalagi, kata dia, Kementerian Perhubungan tempat ship to ship transfer(STS) bongkar muat di Muara Berau bukan satu-satunya STS. “Di Muara Jawa juga ada STS, namun selama ini hanya dilakukan bongkar muat di kawasan Muara Berau dan berimbas langsung kepada nelayan,” tambahnya.

Selama ini, ratusan ponton melakukan aktivitas bongkar muat dalam sebulan. Untuk menindaklanjuti aksi tersebut nelayan sepakat untuk melakukan aksi secara bergantian selama 24 jam. “Untuk jumlah nelayan di Kecamatan Muara Badak mencapai 1.200 orang,” tutupnya. (qi/kri/k16)