Pedagang Sentral Mulai Renovasi Los Baru

7 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Relokasi pedagang Pasar Sentral Kota Makassar mulai menampakkan hasil positif. Satu persatu pedagang mulai melakukan renovasi di gedung New Makassar Mall (NMM).

Dari pantauan BKM (FAJAR group), Jumat (14/9), kios dan los di dalam gedung NMM sebagian direnovasi oleh pemiliknya. Ada yang menambah ketinggian lantai-lantainya, mengecat dinding kios dan los dan ada pula yang sudah memajang barang-barang dagangannya khususnya pakaian.

Kondisi itu nampak jelas terlihat di lantai satu dan lantai dua gedung NMM. Sebagian besar pedagang yang sudah mengisi kios dan los merupakan pedagang lama memiliki sertifikat. Adapun pedagang baru jumlahnya lebih sedikit.

Untuk lantai dua dan empat, kios dan los masih kosong dihuni pedagang. Tidak ada aktivitas jual beli di lantai dua hingga empat.

Salah seorang pedagang bernama Novi mengaku, sudah beberapa minggu berjualan di lantai 1 gedung NMM. Ia masuk mengisi kios hampir bersamaan dengan pedagang-pedagang lama yang direlokasi dari tempat pengungsian luar gedung NMM.

“Saya pedagang baru disini (NMM). Belum sampai satu bulan saya isi kios ini dan jualan. Hampir ji bersamaan dengan pedagang-pedagang lama masuk jualan juga,” sebut Novi.

Soal harga kios aku Novi, sama sekali tidak dipersoalkan karena dengan harga standar yang telah ditetapkan itu, dia membayar dan membeli kios untuk memulai berjualan.

“Harganya sama ji, harga yang sudah ditetapkan. Ini kios sudah dibayar dan sudah hampir lunas mi mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, Rafli pedagang lama Pasar Sentral juga mengakui, masih banyak pedagang baru menolak relokasi masuk ke dalam gedung NMM. Motifnya harga kios dan los yang ditawarkan terlalu mahal dan tinggi. Akhirnya pedagang baru tidak mampu membeli kios dan memilih melakukan demonstrasi menuntut harga kios.

“Kalau saya pedagang lama memang, dan saya punya sertifikat. Harga kios yang saya beli sama seperti harga yang ditetapkan. Dari pada tidak jualan, mending saya ikut dengan harga itu,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM) Andi Parenrengi mengatakan, harga kios dan los di gedung NMM telah ditetapkan dengan melalui beberapa tahapan. Sehingga tak ada lagi alasan pedagang menolak harga yang telah ditentukan.

“Semua pedagang lama dalam naungan APPSM sudah masuk mengisi kios dan los dengan harga yang sudah ada. Harga kios ditentukan dengan melalui beberapa tahapan di mana salah satunya kios dulunya sebesar Rp100 juta per meter turun jadi harga indeks Rp42 juta. Itu sudah ditetapkan,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengaku akan membantu mediasi pedagang bicarakan harga dan mencarikan jalan keluar pedagang-pedagang baru terkait harga.
Kendati demikian, Danny sapaan akrab wali kota tetap meminta kepada pedagang sementara waktu masuk ke dalam gedung mengisi kios dan losd selama enam bulan.

“Saya tetap membantu memperjuangkan pedagang soal harga. Saya meminta kepada pedagang masuk saja dulu selama enam bulan dan kita akan mediasi,” tambahnya. (arf/bkm/fajar)