Pencuri Ahli, Baru Dua Bulan Operasi sudah Koleksi 16 Profil Tank Air

27 views

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Sudah sangat lihai menjalankan aksinya mencuri tandon air milik warga. Pria bernama Prastiyo (27) ini telah mencuri profil tank air yang dimiliki warga sebanyak 16 unit. Pras, sapaan akrab pelaku, melancarkan aksinya di lokasi kejadian yang berbeda-beda.

Hanya dalam waktu dua bulan, sudah ada 16 profil tank air yang dicuri. Beruntung saja aksinya yang sudah meresahkan warga berhasil dibekuk unit Reskrim Polsek Tarakan Timur.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kapolsek Tarakan Timur IPTU Barokah mengatakan, Pras ditangkap sekira pukul 20.30 Wita, Minggu (25/2) malam lalu di indekosnya di sekitar Telaga Keramat, Kelurahan Pamusian. Sebelum menjadi buronan polisi, Pras telah dilaporkan oleh warga Kampung Satu Skip karena terpantau beraksi melakukan pencurian di Jalan Pulau Banda, Gang Pinang Kelurahan Kampung Satu Skip. “Mengambil dua buah profil yaitu 2200 liter dan 1100 liter. Jadi letak profil ini di kebun yang di simpan di pondak milik warga,” kata Barokah.

Saat Pras beraksinya, kata Barokah, korban melihat aksi pelaku mengangkat dua buah profil ke atas sebuah pikap. Kemudian warga melapor ke Polsek Tarakan Timur. Dari laporan tersebut pelapor menyebutkan nomor polisi dari mobil pikap yang digunakan pelaku. Hanya dengan nomor tersebut tersebut, polisi kemudian berhasil mengendus jejak dari Pras.

“Pemilik mobil ini dari kampung satu. Kemudian dijelaskan identitas pelaku yang meminjamnya. Dari situ kita berhasil mengetahui keberadaan pelaku dan malamnya langsung mengamankan pelaku,” bebernya.

Pras pun diringkus dan digiring ke Mapolsek Tarakan Timur. Kepada polisi, pelaku mengakui sudah menjual dua profil tersebut dengan harga 1,2 juta untuk profil tank air dengan kapasitas 2.200 liter. Dan untuk profil tank 1.200 liter dihargai Rp 800 ribu. Tak hanya mengamankan kedua barang bukti itu, jelas Barokah, dari pengembangan yang dilakukan pelaku beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP) lagi.

“Sejak kemarin kita sudah temukan 16 profil. Jadi TKP-nya banyak, adanya yang di Kampung Satu, Jalan Lapangan, Pasir Putih, Perumahan Griya Persemaian, dan Juata,” urainya.

Dari keterangannya (pelaku), saat beraksi biasanya ditemani rekannya yang saat ini menjadi buronan. Bahkan, pelaku juga mengakui pernah beraksi sendiri dan meminta bantuan warga sekitar untuk membantunya mengangkat profil dengan modus diminta memindahkan profil tank. Aksinya yang tergolong sangat lihai, pelaku beraksi tidak memandang waktu lagi. Untuk beraksi, pelaku pelaku hanya melihat kondisi yang harus sepi dan pemilik profil tank air itu tak berada di kediamannya.

“Dia sering survei dulu sebelum beraksi. Biasanya rumah kosong jadi sasarannya. Saat beraksi pelaku sering menyewa mobil dalam sehari Rp 300 ribu. Kemudian untuk hasil jualan profilnya bermacam-macam, dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta lebih,” imbuhnya.

Ditegaskan Barokah, hasil curian yang telah laris terjual digunakan pelaku untuk berfoya-foya. Dari laporan yang diterima, belum sesuai jumlah barang bukti dan korban yang melaporkan kejadian.

“Untuk laporan polisinya baru 4 yang masuk. Kemudian untuk pasalnya yang kita sangkakan adalah pasal 362 dan 363 KHUP,” pungkasnya. (zar)

Incoming search terms: