Pengibaran Bendera Israel di Papua Bertentangan dengan Semangat UUD 1945

8 views

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Anggota Komisi I DPR, Arwani Thomafi menegaskan jika pengibaran bendera Israel di Papua bertentangan dengan semangat UUD 1945.

Dalam alinea pertama, bangsa Indonesia secara tegas menolak setiap bentuk penjajahan di muka bumi. Tentu, hal ini juga berlaku untuk perbuatan Israel yang menjajah Palestina.

“Israel secara nyata dan terang telah melakukan penjajahan di Palestina. Aparat penegak hukum harus memastikan setiap tindakan masyarakat tidak bertentangan dengan konstitusi,” ujar Arwani saat dihubungi, Jumat (18/5).

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan, sikap politik luar negeri Indonesia yang menempatkan Palestina sebagai jantung politik luar negeri Indonesia, harus dimaknai dengan upaya nyata seluruh bangsa Indonesia.

“Yakni untuk mendukung penuh kemerdekaan Palestina dan menolak setiap tindakan yang makin menjauhkan kemerdekaan Palestina,” katanya.

Arwani juga mendesak pemerintah bersikap lebih agresif terkait situasi di Palestina dengan menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki. Hal ini dilakukan guna mencegah dan mengendurkan eskalasi serta memastikan segera kemerdekaan di Palestina.

“Keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional, kerja sama negara-negara harus dimanfaatkan untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” ungkapnya.

Sementara, kebijakan Amerika Serikat yang menempatkan Yerusalem sebagai kantor kedutaan besar Amerika Serikat merupakan tindakan yang menciderai upaya damai yang dirintis selama ini.

“Belum lagi sikap Israel yang menembak 58 warga Palestina merupakan tindakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi,” pungkasnya. (gwn/JPC)

Author: 
    author