PENTING! Daerah Jangan Coba Kuncing-kucingan Soal Jadwal Seleksi CPNS

18 views

FAJAR.CO.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan kabupaten dan kota terbuka dan dapat mempublikasikan kepada masyarakat terkait dengan formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di daerahnya masing-masing.

Informasi ini penting karena sifatnya formasi ini tebuka, sehinga masyarakat di pelosok juga mengetahui informasi tersebut mengingat masyarakat Kalteng banyak yang ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjadi abdi negara.

”Karena ini seleksi yang terbuka, maka informasikan saja kepada seluruh masyarakat formasi-formasi CPNS yang diterima pada masing-masing kabupaten dan kota tersebut,” kata Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, kemarin.

Dengan masyarakat mengetahui formasi CPNS tersebut, maka masyarakat yang ingin mendaftar sebagai calon CPNS bisa memilih dan melihat dimana peluang yang lebih besar untuk mereka, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri. “Yang pertama itu publikasi, sehingga masyarakat lokal bisa tahu semua. Karena ini sudah lama moratorium, jadi sudah pasti banyak yang berminat,” ucapnya.

Formasi untuk CPNS lingkup Pemprov Kalteng ada sebanyak 358, yang didominasi formasi guru sebanyak 218 formasi, kemudian untuk kesehatan 80 formasi, dan untuk tenaga teknis 60 formasi. Fahrizal menyebutkan, ada beberapa poin yang harus diperhatikan karena dari total formasi CPNS tersebut, lima persen jatah peserta dengan predikat kelulusan cumlaude dan satu persen untuk disabilitas.

“Pendaftaran CPNS akan dimulai pada tanggal 19 September 2018. Sementara tes akan dilaksankan pada Oktober,” ucapnya.

Sejumlah langkah telah disiapkan pemerintah agar pelaksanaan tes ini nantinya tidak terkendala. Salah satunya dengan membuat tiga zona pelaksanaan tes. Tiga zona ini di antaranya zona barat di Kotawaringin Timur, zona tengah di Palangka Raya, dan zona timur di Barito Utara.

Dia menjelaskan, zona pelaksanaan tes CPNS ini berlaku baik yang mendaftar CPNS di lingkungan Pemprov Kalteng, maupun di kabupaten kota. Nantinya lokasi tes akan ditentukan sesuai dengan daerah tempatnya mendaftarkan diri.

”Karena pendaftarannya online, maka nama dan nomor perserta secara langsung akan tercatat atau teregistrasi di formasi pada daerah yang dipilih tersebut. Jadi tidak akan salah dalam penentuan tempat ujian ke depannya,” pungkasnya. (sho/arj)