Prediksi Persebaya vs PSM: Berebut Kemenangan di Hari Pahlawan

6 views

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pertandingan klasik nan sengit akan tersaji tepat di Hari Pahlawan, Sabtu (10/11) malam WIB. Persebaya Surabaya yang saat ini sedang on fire, bakal berhadapan dengan pemuncak klasemen sementara Liga 1 2018, PSM Makassar.

Persebaya menjadi momok menakutkan untuk tim-tim yang berada di papan atas. Mereka sukses mengalahkan Persib Bandung, Madura United, dan Persija Jakarta. Persebaya sangat agresif dengan mencetak 12 gol dari empat laga terakhir.

Nakhoda Persebaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, kemenangan atas Persija pada pertandingan terakhir menjadi modal bagus untuk menjamu PSM. Kemenangan tersebut membuat Persebaya semakin percaya diri.

Hanya saja, Djadjang mengingatkan pasukannya agar tidak cepat puas. Sebab Persebaya masih belum aman dari ancaman degradasi. Green Force – julukan Persebaya, masih membutuhkan tambahan tiga poin untuk memastikan bertahan di Liga 1.

“Seperti biasanya, saya tidak ingin para pemain terlalu jemawa, terlalu tinggi hati dengan apa yang kami capai kemarin. Saya takut dua hal itu akan berdampak negatif ke pemain,” pinta pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut, Jumat (9/11) siang.

“Kami memang punya kepercayaan diri ketika bertanding melawan tim kuat. Tapi semua itu diimbangi dengan kerja keras di latihan dan pertandingan. Semoga pemain tetap membumi, tetap waspada dan menganggap lawan kami berbahaya,” harapnya.

Hanya saja rekor pertemuan Persebaya lawan PSM sedikit kurang mengilap. Persebaya lebih sering memetik satu poin ketika menjamu Juku Eja – julukan PSM, di Kota Pahlawan. Ada lima pertemuan dalam kurun waktu 2004 hingga 2010.

Green Force memang tidak terkalahkan dalam lima laga itu. Hanya saja, mereka hanya dua kali sukses mengalahkan PSM. Sedangkan ketiga partai lainnya berakhir dengan skor imbang.

Tim Persebaya tak terlalu memusingkan catatan-catatan sejarah itu. Dengan performa Persebaya yang cukup positif dalam empat laga terakhir, Djanur yakin timnya bisa menundukkan PSM. Apalagi Persebaya bermain tepat pada 10 November.

Tanggal yang merupakan Hari Pahlawan itu begitu identik dengan Persebaya. Persebaya siap tampil maksimal seperti halnya para pejuang ketika mengusir penjajah pada perang 10 November.

“Kami punya perasaan berbeda karena akan bermain tepat pada 10 November di hadapan publik Surabaya. Semangat pasti lebih berlipat karena kami ingin memberikan kado buat para pahlawan di Surabaya,” sebut bek versatile Persebaya, M Syaifuddin.

PSM ingin terus bertahan di posisi puncak (Idham Ama/Fajar)

Sementara itu, PSM tak akan diperkuat Alessandro Ferreira Leonardo di Surabaya. Pemain yang akrab disapa Sandro tersebut harus memperkuat Tim Nasional (Timnas) Hongkong. Sandro diperkirakan akan absen dua pekan.

Selain Sandro, PSM juga tidak akan diperkuat oleh empat pemain lainnya yaitu Rizky Pellu, Marc Klok, Asnawi Mangkualam, dan Reva Adi Utama. Mereka absen karena skorsing dan akumulasi kartu kuning.

“Ada lima pemain kunci yang absen di Surabaya. Seperti halnya tim lain, kami harus mengatasi masalah ini. Pemain pengganti juga mendapatkan kepercayaan penuh dari saya, dan mereka tahu apa yang harus dilakukan,” ucap pelatih Robert Rene Alberts.

Mantan pelatih Arema Indonesia itu menambahkan, laga melawan Persebaya akan sangat menarik untuk disimak. Sebab, ini adalah duel dua tim dengan produktivitas tertinggi di Liga 1 musim ini. Persebaya telah mencetak 50 gol, sedangkan PSM 46 gol.

“Pertandingan yang menarik karena Persebaya tim yang kuat dan bermain menyerang di kandang. Mereka mencetak banyak gol. Sejauh ini mereka mengalahkan sejumlah tim besar. Kami harus fokus dan disiplin untuk pertandingan melawan Persebaya,” pintanya. (saf/JPC)