Proyek Gedung Perawatan RSUD Syech Yusuf Sudah 75 Persen

11 views

FAJAR.CO.ID, GOWA — Pembangunan gedung perawatan RSUD Syech Yusuf Gowa, sudah mencapai 75 persen. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun turun langsung meninjau ke RSUD Syekh Yusuf Gowa, Jumat (12/10/2018) pukul 11.30 Wita.

Kunjungan disertai Kabag Humas Kerjasama, Abdullah Sirajuddin dan Kabag Umum, Andi Tenri ini sekaitan meninjau langsung kondisi pembangunan gedung perawatan RSUD yang sudah berdiri lima lantai tersebut.

Pembangunan tahap I di tahun 2018 ini telah menelan anggaran pertama Rp 19 miliar menyusul saat ini Rp 39 miliar menggunakan APBN.

Tahun depan RSUD tipe B yang akan berdiri tujuh lantai ini menurut Bupati Adnan akan rampung keseluruhan.

“Yah sekarang proses tahap I ini sudah sebanyak lima lantai karena memang anggarannya baru maksimal untuk lima lantai. Insha allah tahun depan kita tambah lagi dua lantai menjadi tujuh lantai yang direncanakan,” kata Adnan kepada media usai meninjau segala sudut bangunan.

Bangunan ini dikerjakan PT Te’ne Jaya selaku kontraktor pelaksana serta PT Multicipya Adhirancana selaku Konsultan Perencanaan dan PT Adhi Mulya Daya untuk pengawasannya.

“Sejak awal tiang pancang kita dirikan pada 7 Agustus 2017 lalu kini fisik bangunan sudah mencapai lima lantai sesuai perencanaan dengan backup dana untuk anggaran pertama sebesar Rp 19.210.997.000. Dan sekarang untuk sampai pada lima lantai ini kita sudah gunakan anggaran Rp 39 miliar. Insya allah untuk tahap 1 ini kita estimasi selesai tahun ini juga. Dan tahun depan (2019) kita masuk tahap II (untuk dua lantai berikutnya). Untuk tahap II tahun depan kita butuh anggaran 50 miliar rupiah untuk rampung keseluruhan,” jelas bupati.

Bupati mengatakan, untuk tujuh lantai bangunan gedung perawatan ini meliputi lantai 1 IGD, laboratorium dan apotik, lantai 2 seluruh poli, lantai 3 dan 4 untuk ruang perawatan kelas 3, lantai 5 untuk kelas 1 dan 2 termasuk VIP, lantai 6 khusus untuk anak dan lantai 7 perkantoran.

Awalnya untuk lantai 1 direncanakan untuk parkiran basement namun melihat kapasitas bangunan maka perencanaan diubah menjadi lantai 1 basement adalah untuk IGD, ICU dan Apotik.

“Untuk parkiran kita full di halaman. Jadi nanti jika gedung baru sudah difungsikan maka bangunan RSUD yang lama (sekarang masih difungsikan) akan dibongkar dan menjadi area parkir,” jelas bupati didampingi Direktur RSUD Syekh Yusuf dr Salahuddin.

Terkait tenaga rumah sakit menurut Adnan, pasti akan ditambahkan tenaga dokternya termasuk pegawai dan perawatnya untuk bisa melakukan pelayanan dengan tujuh lantai ini. Apalagi jika melihat dari kapasitas tempat tidur yang juga bertambah menjadi 403 unit.

Sementara itu Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Salahuddin didampingi Humas RSUD Syekh Yusuf, dr Muh Taslim mengatakan, terkait tenaga rumah sakit baik itu tenaga dokter, pegawai dan perawat akan dilakukan penambahan namun disesuaikan dengan formasi yang ada atau berdasarkan analisis kebutuhan.

Untuk saat ini tenaga dokter spesialis sebanyak 30 orang, dokter umum 10 orang, dokter gigi 11 orang. Sementara untuk tenaga sukarela menurut dr Salahuddin tergantung persetujuan Bupati Gowa.

Sahar Sewang selaku kontraktor pelaksana (PT Te’ne Jaya) mengatakan sampai saat ini kondisi fisik bangunan sudah 75 persen fisik.

“Kita usahakan selesai November akhir meski kontrak tercatat Desember selesai. Insha allah selesai November akhir. Yang paling sulit pada masa finishing nanti adalah pekerjaan elektrikalnya sebab itu vital dan berisiko tinggi,” kata Sahar Sewang. (saribulan/bkm/fajar)