Rasain, Begal masuk Perangkap

14 views

FAJAR.CO.ID, SANGATTA – Polsek Sangatta Utara berhasil mengamankan komplotan begal yang kerap beraksi di Kutim. Sedikitnya dua orang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Mereka adalah BH kelahiran 8 April 1990 dan MA kelahiran 25 Desember 1996.
BH merupakan warga Kampung Tengah, Desa Singa Geweh, Sangatta Selatan. Sedangkan MA warga Jalan Poros Sangatta Bontang Kilo Meter (KM) 3, Sangatta Selatan.

Saat ditangkap, BH masih berstatus pekerja disalah satu perusahaan ternama di Kutim. Sedangkan MA merupakan pemuda pengangguran. Dari tangan keduanya, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti pencurian. Diantaranya, satu buah handphone Xiaomi Redmi 4a warna gold, dan satu buah handphone OPPO A57 warna hitam. Kemudian, satu buah handphone Redmi Note 4 warna gold, satu buah Handphone OPPO A39, satu buah handphone Samsung Duos. Selanjutnya, satu unit sepeda motor merk Honda Scoopy, satu buah celana Jeans, dan satu buah sandal kulit.

Dikatakan Kapolsek Sangatta Utara Iptu Selamet Riyadi, penangkapan bermula saat Unit Reskrim Polsek Sangatta dibantu Unit Opsnal Rekrim Polres Kutim melakukan penyelidikan jambret di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan APT. Pranoto. Kemudian sekira Pukul 15.30 Wita Minggu (4/3) kemarin, tim berhasil mengamankan BH. BH tertangkap setelah terkena jabakan yang sudah diatur oleh Polsek Sangatta.
“Setelah diamankan, BH mengakui jika HP yang berada di tangannya merupakan hasil jambret,” ujar Riyadi.

Dari pengakuan BH, dirinya tak sendiri. Akan tetapi bersama temannya bernama MA. Tak kurang dari 24 jam sekira pukul 00.35 Wita, akhirnya MA turut diamankan di Jalan Yos Sudarso I, Gang Seroni.

“Kemudian kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Sangatta . Terhadap para pelaku dalam proses pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Pelaku melanggar pasal 365 KUHP dan pasal 363 KUHP. Yakni pemberatan pidana bagi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara bersama-sama (bersekutu). Atau Pasal 55 KUHP dengan unsur bekerja sama atau bersekutu, untuk tindakan penyertaan dalam suatu tindak pidana, yaitu untuk orang yang melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan, dan yang menganjurkan melakukan perbuatan pidana. (dy)