Roket Penumpang Pengganti Pesawat

9 views
Roket Penumpang Pengganti Pesawat

Roket Penumpang Pengganti Pesawat

Beritacyber.com – Ketimbang memesan tiket pesawat untuk perjalanan ke berbagai tujuan di bumi, seluruh orang bisa memesan tiket untuk mengendarai roket.

Roket itu bisa membawa para penumpang ke tujuan mana malahan hanya dalam 60 menit. Roket penumpang ini akan tersedia dalam satu dekade. Presiden dan COO SpaceX Gwynne Shotwell membeberkan hal itu saat Ted Talk di Vancouver. Dia juga membuktikan Mars sebagai planet paling atas dan langkah pertama untuk mengeksplorasi metode tata surya yang lebih jauh.

 

Pendiri SpaceX Elon Musk tahun lalu mengumumkan tambahan terbaru untuk perusahaan SpaceX, ialah Roket Besar (BFR) yang bisa merevolusi transportasi di Bumi serta di antariksa.

 

Kendaraan itu bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal, seperti roket antariksa dan untuk perjalanan di bumi, roket itu akan lepas landas dari landasan mengambang yang ada di luar kota-kota besar. “Roket penumpang itu akan terbang ke berbagai rute sibuk, seperti New York ke Tokyo, hanya dalam 30 menit dan ke mana malahan dalam waktu kurang dari sejam,” papar Musk.

 

Musk juga menambahkan, “Tarif perkursi penumpang roket akan sama seperti kelas ekonomi tarif penuh di pesawat.“ Perjalanan dari Bangkok ke Dubai akan membutuhkan waktu 27 menit dan dari Tokyo ke Delhi selama 30 menit, berdasarkan perhitungan Musk.

 

Roket penumpang ini bisa membawa orang melaksanakan perjalanan cepat keliling bumi, dengan penerbangan dari London ke Dubai membutuhkan waktu 20 menit dan para penumpang hanya membutuhkan waktu separo jam di udara dalam penerbangan dari London ke New York.

 

“Teknologi itu akan siap dan beroperasi dalam satu dekade, untuk pastinya. Ini terang akan terjadi. Aku secara pribadi berinvestasi pada ini,” papar Shotwell saat diwawancarai oleh Chris Anderson dari TED. Shotwell membeberkan, “Aku banyak melaksanakan perjalanan dan saya tidak menyukai perjalanan.

 

Dan saya akan menyukai berjumpa konsumen saya di Riyadh, pergi saat pagi dan kembali untuk makan malam.” Roket itu akan lebih besar dibandingi roket-roket lain yang telah ada dan akan membawa satelitsatelit ke orbit, kru, dan kargo ke Stasiun Antariksa Internasional serta memimpin misi ke bulan.

 

Dengan kecepatan hingga 29.000 km per jam, BFR bisa membawa antara 80 dan 200 orang per perjalanan untuk penerbangan ke Mars. Perjalanan manusia pertama ke Mars itu direncanakan untuk 2024. Shotwell mengungkapkan, SpaceX akan membawa manusia ke Mars dalam satu dekade.

 

Meskipun memiliki koloni manusia di Mars dalam waktu kurang dari sepuluh tahun masih luar biasa, agenda itu bisa lebih cepat lagi. “Aku yakin Elon ingin pergi lebih cepat,” papar Shotwell. Seperti komentar sebelumnya oleh Musk, Shotwell menganggap Mars sebagai rute penting untuk menetapkan keberlangsungan hidup manusia.

 

“Jikalau sesuatu terjadi di bumi, Anda perlu manusia tinggal di daerah lain. Aku pikir Anda perlu sebagian trek untuk bertahan hidup dan ini salah satunya,” ujarnya. “Mars itu baik, namun ini planet pemecah situasi sulit paling atas,” kata Shotwell.

 

Dengan atmosfer yang sedikit, gravitasi rendah, dan suhu permukaan minus 63 derajat Celsius, mudah untuk memperhatikan alasan kenapa tinggal di Mars mungkin memiliki sejumlah kendala. Karena itu, Shotwell ingin melanjutkan eksplorasi wilayah lain di antariksa dan perjalanan lebih jauh dari bumi.

 

“Ini pertama kali saya mung kin melebihi visi Elon,” ujarnya. Musk telah secara sangat terbuka tentang ambisinya ke Mars dan mendeklarasikan rencananya untuk kolonisasi planet itu dalam waktu kurang dari lima tahun.