Sebut Allah itu Transgender, Wanita Ini Dilarang Masuk Inggris Seumur Hidup

FAJAR.CO.ID,  Seorang aktivis wanita asal Kanada yang bernama Southern akhirnya disanksi Departemen Dalam Negeri Inggris dengan melarangnya masuk Inggris seumur hidupnya.

Larangan itu diterapkan terhadap dirinya akibat perbuatannya yang menghina Allah. Southern membagikan selebaran yang bertuliskan ‘Allah is a gay God (Allah itu gay)’ dan ‘Allah is trans (Allah itu transgender)’ dilakukannya itu pada Februari 2018 lalu.

Ia mengklaim aksinya tersebut sebagai bentuk eksperimen sosial. Aksinya tersebut kemudian dihentikan oleh pihak kepolisian setempat usai menerima aduan publik yang risih dan tersinggung. Kala itu, ia hanya diberikan peringatan.

Polisi membubarkan Aksi Southern | Screenshot: Lauren Southern / Youtube

Namun pada 13 Maret lalu, wanita asal Kanada itu sempat ditahan dan mendapatkan larangan masuk Inggris lantaran aksinya dianggap berpotensi membahayakan kepentingan masyarakat dan kebijakan publik Inggris yang fundamental.

Polisi membubarkan Aksi Southern | Screenshot: Lauren Southern / Youtube

Seolah tidak terima dengan putusan itu, Southern membawa masalah ini pada akun YouTube miliknya.

“Mengapa menyebut Allah dengan sebutan gay adalah SARA namun bukan SARA jika menyebut Yesus itu gay,” katanya dalam situs berbagi video itu.

“Mengapa hak homofobik muslim mengalahkan hak kaum homoseksual untuk mengekspresikan diri mereka?” serunya lagi.

Ia juga meminta agar pemerintah Inggris mau membahas isu ini sebelum mereka (kaum homoseksual) kehilangan hak mereka untuk berbicara.

(ruf/fajar)