Soal “Nyanyian” Setnov, Gerindra Minta KPK Tidak Tebang Pilih

3 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota komisi III DPR RI Wenny Warouw menanggapi soal nyanyian Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto yang menyebut dugaan keterlibatan Puan dan Pramono dalam kasus KTP elektronik.

Politisi Gerindra tersebut meminta secara tegas kepada KPK untuk memperdalam kasus KTP elektronik agar hukum bisa betul-betul ditegakkan. Bahkan ia meminta proses hukum keduanya tidak diintervensi oleh kekuasaan, mengingat keduanya tengah menjabat sebagai Menko PMK dan Mensesneg di Kabinet Kerja.

“Kita akan perdalam, Jangan ada intervensi, jangan pandang bulu, jangan tebang pilih, jangan pilih tebang. Kalau pun ada bukti Kita akan tanya kepada KPK, kaitan Dimana itu semua orang yang disebut,” tegas Weny di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (27/3).

Selanjutnya ia mengatakan Kalau memang mereka adalah bukti permulaan, silakan cukup jadikan tersangka. laksanakanlah upaya paksa penahanan dan proses tersebut akan membuat rakyat senang. KPK pun akan betul-betul dinilai progresif dan profesional.

Namun kata dia, jika keterangan Novanto benar dan memiliki bukti yang kuat maka tidak sulit bagi KPK untuk memproses dan segera menangkap dua politisi PDIP itu.

Kalau namanya bukti segitiga ketemu yaitu kaitan antara tersangka kemudian barang bukti dan kerugian negara, selesai sudah tidak ada lagi ditanya-tanya, langsung saja dicekal dan ditahan pakai baju kuning,” tutupnya. (zain/fajar)