Soal Travel Umroh Nakal, Arteria Dahlan: Kami Usut Secara Serius

11 views

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus PDIP Arteria Dahlan meminta kejadian umpatan bangsat yang disampaikannya soal maraknya travel umrah dilihat obyektif dari masalah substansi. Ia menekankan penyampaian pandangannya tersebut dalam kaitan prinsipnya memperjuangkan dan mengawal kepentingan umat secara serius.

“Makanya Hari ini ada acara Rapat Komisi III di Solo, saya balik dan langsung datang kesini, Alhamdulillah masih kekejar. Kami dalam posisi  untuk melakukan pengusutan secara serius untukk mengupayakan pemeriksaan lebih mendalam,” ungkap nya setelah rapat bersama Korban travel Umroh di kompleks DPR Senayan, Jakarta (2/4).

Arteria menekankan terkait dengan kegiatan travel umroh murah yang bermasalah juga terkait terbitnya kerugian bagi jamaah, ini akan terus berpotensi muncul kembali seperti yang dikatakan direktur jamaah umrah pagi tadi di salah satu koran.

Bagi Arteria suatu apresiasi kepada penyidik polri dan jaksa penuntut umum. Namun ia mengingatkan kembali bahwa jamaah umrah membutuhkan sebuah hal yang lebih yaitu Restorative justice.

“Restrorativ justice ini tdak hanya menjadikan si pelaku terhukum tapi bagaimana terpulihkan lagi, artinya yang bersangkutan ini bisa mengikuti ibadah umat. Bisa berangkat ke tanah suci,” ujarnya.

Selanjutnya dalam pertemuan tersebut Perwakilan Jamaah Umroh mengatakan
Solusi yang disampaikan mereka seandainya uang tersebut yang di bayarkannya sedikit, mereka rela menambah asal mereka bisa berangkat ke Baitullah.

“Kita katakan ini luar biasa, Kenapa? karena para korban tidak baper justru mereka mencari penyelesaian dengan caranya sendiri hanya untuk melihat ka’bah,” tambahnya.

Masalah yang terus bergulir membuat Arteri menginisiasikan Pansus untuk penyelesaian kasus Travel bodong tersebut. Karena ini bukan sekedar persoalan umrah saja. Ini persoalan bagaiamana negara menjamin warga negara untuk menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing.

“Ini bukan hanya persoalan hukum untuk menghukum seorang tapi bagaimana kita memastikan umat bisa berangkat tepat waktu sesuai dengan yang diinginkan dan dijanjikan,” tandasnya. (zain/fajar)