Tanpa Sekat, Danny Pomanto Layani Masyarakat dengan Hangat

4 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Mohammad Ramdhan Pomanto dikenal sebagai pemimpin yang sangat dekat dengan warga. Pria yang karib disapa Danny Pomanto itu selalu meluangkan waktu untuk melayani warga Makassar.

Semuanya itu dilakukan tanpa prosedur keprotokoleran. Tidak mengherankan, warga Makassar sangat nyaman berinteraksi dengan Danny. Setiap pagi ratusan warga mengantre di rumah pribadi Danny untuk bertemu salah satu wali kota terbaik Indonesia itu.

Mulai mahasiswa, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga warga biasa bisa bercengkerama dengan hangat bersama Danny.Mereka membawa beragam kepentingan. Mulai persoalan administrasi, undangan, permohonan bantuan, hingga yang sekadar datang mengucapkan terima kasih.

Mereka rata-rata diterima pada pukul 07:00-09:00 Wita sebelum Danny menjalankan agenda kedinasannya.“Semua kami layani. Kami terima di sini tanpa ada janji, surat audience, atau melalui prosedur keprotokoleran terlebih dulu. Intinya kami layani masyarakat dengan ikhlas dan tanpa sekat. Hampir tiap hari seperti ini,” ucap Danny saat menerima kedatangan warga di rumah pribadinya, Rabu (7/11).

Inisiatif Danny menerima warga dengan cara seperti itu telah berlangsung lama.Wali kota dengan segudang prestasi nasional dan internasional itu menyiapkan dua waktu khusus menerima warga dengan model tanpa jalur protokol ini.

Yakni jam 07.00-09.00 dan dari pukul 17.00-18.00 Wita. Danny sendiri mengaku pernah merasakan susahnya bertemu dengan pejabat untuk urusan tertentu.

“Saya pernah menunggu seorang kepala daerah dari pagi di kantornya. Kami waktu itu sedang ada urusan. Surat audiens kami sudah masuk. Kami disuruh menunggu di ruang tunggu. Hampir sekitar delapan jam kami menunggu. Lalu keluarlah staf pejabat itu menyampaikan agar kami kembali lagi besok pagi. Begitu susahnya,” kata Danny.

Sejak saat itu Danny berjanji tidak akan menyusahkan rakyat jika menjadi pejabat.Menurut Danny, cara berinteraksi seperti itu semata-mata untuk memudahkan masyarakat. (jos/jpnn)