Tersangka Proyek Underpass Segera Ditetapkan

18 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sulsel mulai menyelesaikan perampungan barang bukti kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek jalan simpang lima underpass, Mandai-Perintis Kemerdekaan. Dalam waktu dekat, tersangka dalam kasus ini pun akan ditetapkan.

”Saat ini penyidik sementara dalam proses perampungan barang bukti,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Tarmizi di kantornya, Jumat (21/9).

Diakui Tarmizi, masih ada sedikit yang perlu diperkuat alat buktinya. Setelah itu, penyidik akan memastikan siapa saja yang akan dan bisa dijadikan sebagai tersangka.

”Kita tidak mau salah dalam menganalisa data dan hasil yang diperoleh,” tandasnya.

Menurut dia, setiap perkara korupsi yang ditangani, dibutuhkan kecermatan serta kehati-hatian. Agar hasil yang diputuskan bisa objektif dan proporsional, serta tidak menghilangkan rasa keadilan bagi masyarakat.

Diketahui, proyek pembebasan lahan untuk proyek underpass dibayarkan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Kementerian Pekerjaan Umum, melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM). Jumlahnya sebesar Rp10 miliar.

Sebelumnya, BJMM meminta kepada Pemkot Makassar menyediakan lahan untuk digunakan proyek pembangunan jalan underpass simpang lima.

Selain itu, pihak pemkot juga diminta melakukan inventarisasi lahan yang akan dibebaskan dengan membuat daftar nominatif. Dasar itulah yang kemudian digunakan untuk melakukan pembayaran lahan yang akan dibebaskan.

Namun, berdasarkan data dan fakta yang ditemukan penyidik, disebutkan bahwa dalam pembayaran ganti rugi terdapat adanya dugaan salah bayar. Nilainya ditaksir mencapai Rp3 miliar. (mat/bkm/fajar)