Tujuh Anak Terduga Teroris Belum Terpengaruh Paham Radikalisme

15 views

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Tujuh anak dari terduga teroris sudah dapat berkomunikasi dengan baik. Hal itu tampak ketika Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menjenguk tujuh anak tersebut yang dirawat di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Rabu (16/5).

“Tadi saya lihat mereka sudah bisa senyum, bisa komunikasi juga dengan baik. Yang terpenting adalah memulihkan kembali kondisi mereka. Polisi juga telah membantu dengan berbagai upaya untuk terus memulihkan anak-anak ini dari tekanan stres,” ujarnya.

Selain itu, Kak Seto mengapresiasi kinerja Polda Jatim dan tim Himpunan Psikopogi Indonesia yang memberikan treatment psikologi yang cukup tepat, sehingga sudah cukup banyak perubahan.

Yang paling penting, imbuh Kak Seto, memulihkan kejiwaan anak-anak tersebut, dan dihindarkan dari tamu yang berlebihan. Meskipun begitu, Kak Seto tetap merasa prihatin dengan kejadian terorisme yang melibatkan anak-anak.

Menurut Henny Adi Hermanu, Sekjen LPAI, anak-anak ini bukan dari bagian pelaku, namun mereka adalah bagian dari korban tindakan doktrin yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka.

“Nah ternyata telah saya lihat dan saya ajak berkomunikasi dari salah satu di antara mereka, ternyata mereka belum terpengaruh dengan ajaran-ajaran radikalisme. Kami juga memberikan semangat pada mereka untuk bangkit biar bisa kembali beraktivitas lagi seperti anak-anak pada umumnya,” pungkas Henny. (sb/gin/jek/JPR)