Untuk Hal Ini, MUI Dukung Penuh Kebijakan Anies Baswedan

23 views

FAJAR.CO.ID.- JAKARTA, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang resmi menutup tempat hiburan 4Play Club & Bar Lounge, eks Hotel Alexis, di Pademangan,Jakarta Utara pada 28 Maret 2018 kemarin.

Wakil ketua MUI, Zainut Tauhid Sa’adi Menduga adanya pembiaran praktik prostitusi dan perdagangan manusia di dalamnya membuat langkah Anies Baswedan sebagai bukti  telah menegakkan peraturan dengan tegas tanpa pandang bulu.

“Pak Anies jangan mau kalah dengan para pendahulunya yang memiliki prestasi bagus dalam mengatasi masalah tempat-tempat maksiat, yaitu dengan tindakan tegas menutup dan mengalihkan fungsinya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima 2/4/2018.

Terkait surat penutupan tersebut dikatakan bahwa Alexis diberi waktu 5 x 24 jam untuk menghentikan seluruh kegiatan usahanya. Artinya, pada Rabu (28/3) tidak boleh lagi ada kegiatan di tempat karaoke, musik hidup, bar, dan restoran di Alexis. Jika masih beroperasi, Anies mengancam akan menutup paksa.

Beberapa waktu lalu juga Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, telah meneken Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2018 terkait izin usaha pariwisata di Ibu Kota. Dalam aturan baru itu, semua unit usaha dalam satu izin akan terkena imbas jika ditemukan pelanggaran di salah satu unit usahanya. Semua usaha di tempat tersebut akan ditutup.

MUI berharap tidak hanya tempat hiburan 4Play Club & Bar Lounge, eks Hotel Alexis saja yang ditutup, tetapi jika ada tempat hiburan lain yang membuka praktik prostitusi, peredaran narkoba dan perdagangan orang juga harus ditutup.

“Sudah seharusnya Jakarta menjadi daerah yang bersih dari tempat-tempat maksiat dan munkarat (kemungkaran),” jelasnya.

Diketahui, 2 Gubernur sebelumnya telah mengalih fungsikan tempat-tempat hiburan. Sutiyoso yang menyulap Kramat Tunggak yaitu tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara menjadi Islamic Centre dan Pak Basuki Tjahaya Purnama menyulap Kali Jodo menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dan juga menjadi tempat keluarga berkumpul di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

(zain)