Vaksin MR di Sulsel Belum Capai Target, Ini Penyebabnya

2 views

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku belum bisa berbuat banyak dalam melakukan upaya maksimal terkait sosialisasi hingga proses vaksinasi Measles Rubella (MR).

Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Sulsel, Bachtiar Baso menyebut, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel hingga awal September ini, sebanyak 1.119.887 orang anak yang tercatat melakukan vaksinasi MR. Jumlah itu, belum sebanding dengan target awal Dinkes yang mencapai 2.333.448 orang anak.

“Jumlah itu, persentasenya baru sekitar empat puluh delapan koma empat persen,” kata Bachtiar saat dikonfirmasi, Jumat (14/9).

Bachtiar mengungkapkan, pihaknya menghadapi kendala mendasar dalam lambannya proses penyelesaian vaksinasi sesuai target awal. “Kendala utamanya, ya gara-gara issu halal haram kemarin itu. Itu kendala utama, issu halal haram,” ungkapnya.

Sementara saat itu, proses vaksinasi katanya, tengah gencar-gencarnya dilakukan, khususnya di sejumlah daerah di kabupaten. Namun, di pertengahan, sejak mencuatnya polemik halal haramnya vaksinasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), proses kemudian perlahan melambat bahkan terhenti.

“Jadi setelah nanti ada pembahasan lanjutan kemudian, baru keluar dari MUI jadi kita harus bangkit lagi kembali,” ucapnya.

Sesuai dengan jadwal, batas waktu pemberian vaksin MR bakal berakhir pada penghujung September mendatang. Salah satu cara untuk memaksimalkan demi tercapainya target lanjut Bachtiar, dengan menggenjot Dinkes tiap-tiap daerah agar mampu memberikan pengertian kepada masyarakat, bahwa vaksin MR penting untuk kesehatan.

“Saya sudah perintahkan staf saya untuk keliling Sulsel, untuk memberikan pengertian, pemahaman untuk cepat, karena masih ada waktu ini setengah bulan lagi,” terangnya.

Bachtiar optimis dengan dioptimalkannya kinerja disisa waktu ini, pihaknya bisa merampungkan pemberian vaksinasi MR sesuai dengan target awal. (rul/JPC)