Video 3 Anak Terlantar Jadi Viral, Ini Penyebabnya…..

18 views

FAJAR.CO.ID, MEDAN — Media Sosial diramaikan dengan viralnya video tiga bocah yang terlantar di Medan. Ketiga anak itu ditinggal ibunya karena ditahan di Polsek Helvetia. Tiga bocah tersebut pun bertahan hidup dengan mengamen.

Video ketiga bocah itu pertama kali diunggah oleh akun instagram @uba_pasaribu. Dalam video itu, tergambar bagaimana kesusahan dan perjuangan hidup tiga bocah malang tersebut. Setelah ayahnya meninggal, ketiganya hidup bersama ibunda tercintanya yang bernama Restoyana Boru Cahaya.

Mereka tinggal di dalam satu rumah kontrakan. Kondisinya juga sangat tidak layak. Yang tertua dari tiga bersaudara itu adalah Jonni, 14. Dia menjadi tulang punggung adiknya, Frengki, 12 dan Cahaya, yang diperkirakan masih berumur dua tahun.

Sehari-hari, Frengki mengamen untuk menghidupi dua adiknya. Saat ditanyai, adik-adiknya hanya mengetahui kalau sang ibu bernama Restoyana Boru Cahaya hanya pergi bekerja. Padahal, ibunya ditangkap Polisi.

Ternyata video itu cepat tersebar. Pemko Medan yang mengetahui langsung merespon. Tiga bocah yang tinggal di kawasan Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia itu ditangani oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (PPAPM) Kota Medan.

Sejak Kamis (9/8) anak-anak itu ditempatkan di Panti Sosial Anak SOS Children di Jalan Seroja Raya, Medan Permai, di Kecamatan Medan Tuntungan.

Kabar ketiga anak itu ternyata juga didengar Polsek Helvetia. Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila murni mengatakan, sang ibu terganjal kasus pencurian. Perannya hanya sebagai penadah.

“Awalnya kita juga tidak tahu, ternyata yang bersangkutan punya tiga anak yang masih kecil,” kata Trila, Jumat (10/8) malam.

Lebih jauh lagi, sang ibu sudah ditahan selama 28 hari di sel Polsek Helvetia. Kini penahanannya ditangguhkan setelah dapat penjaminan dari kuasa hukum.

“Ini untuk alasan kemanusiaan juga. Sehingga kita mau ketika penahanannya ditangguhkan,” kata Trila.

Trila sempat terharu saat mempertemukan antara ibu dan anaknya. Dia langsung teringat dengan anaknya. Namun dia ingin mengklarifikasi kalau penangguhan itu bukan karena video itu viral.

“Semata-mata ini atas dasar kemanusiaan. Anak-anak itu masih kecil. Masih butuh dekat sama ibu. Semua orangtua pasti tahu,” kata Kapolsek yang akrab disapa Bunda Trila itu.(pra/JPC)